NasDem: MKD Jangan Buat Keputusan yang Jadi Bahan Tertawaan Publik!

NasDem: MKD Jangan Buat Keputusan yang Jadi Bahan Tertawaan Publik!

M Iqbal - detikNews
Rabu, 16 Des 2015 08:10 WIB
NasDem: MKD Jangan Buat Keputusan yang Jadi Bahan Tertawaan Publik!
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Setelah menggelar 4 kali persidangan, MKD akhirnya memutuskan kasus dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto hari ini. Anggota Fraksi NasDem Taufiqulhadi, menyerukan MKD tak membuat keputusan yang jadi bahan tertawaan publik.

"Kalau menurut saya ini sudah jelas. Saya serukan pada teman-teman MKD jangan mengambil keputusan yang menjadi bahan tertawaan publik. Mereka punya tanggungjawab, mereka didudukkan di tempat yang menurut saya sangat terhormat sebagai anggota MKD," ucap Taufiqulhadi saat berbincang Rabu (16/12/2015).

Baca juga: Menanti Keberanian MKD Putuskan Kasus 'Papa Minta Saham' Novanto Hari ini

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufiq menjelaskan keputusan MKD bisa menjadi momentum untuk mengembalikan citra DPR yang makin terpuruk dengan kasus Novanto. Setidaknya kepercayaan itu bisa pulih jika putusannya sesuai harapan masyarakat.

"Saya ingin tanya, apakah mereka benar tidak mengetahui bagaimana sikap masyarakat sekarang ini? Jadi jangan mereka justru menjadi alat kelengkapan dewan yang berposisi makin memperparah citra dewan sekarang," ujarnya.

"Kalau putuskan terbalik dari logika publik, maka total hancur kepercayaan kepada DPR," tegas inisiator gerakan #SaveDPR itu.

Baca juga: Soal Sanksi Novanto, Junimart: Nggak Mungkin Ringan

Soal sanksi pelanggaran yang tepat dikenakan kepada Novanto, Taufiq menyebut minimal sanksi pelanggaran sedang hingga berat. Lantaran sebelumnya Novanto pernah terkena sanksi ringan di kasus 'Trumpgate'. Dalam UU MD3 sanksi sedang adalah dicopot dari Ketua DPR.

"Sanksinya pemberhentian, mulai dari berhenti sebagai ketua DPR hingga dipecat dari anggota DPR. Saya pikir yang manapun boleh dari kedua itu," tegas anggota komisi III DPR itu. (bal/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads