Luhut pada Jumat (11/12) sudah menggelar jumpa pers di kantornya. Bahkan tiga anggota MKD DPR dari Golkar yang selama ini dicondong ke Novanto yakni Adies Kadir, Ridwan Bae, dan Kahar Muzakir, hadir dalam jumpa pers itu, atas undangan Luhut. Tapi apakah kehadiran tiga anggota MKD ini akan menggambarkan sikap Luhut di sidang nanti? Kabarnya semua anggota MKD memang diundang dan hanya tiga orang itu yang hadir.
Kehadiran tiga orang ini juga sempat memantik kritik dari anggota MKD yang lain. Adalah Anggota MKD dari Partai Hanura Sarifuddin Sudding yang menyoal kehadiran tiga orang itu, termasuk juga urgensi pemanggilang Luhut ke MKD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang baru akan digelar siang nanti pukul 13.00 WIB, Senin (14/12/2015). Penjelasan Luhut soal namanya yang dicatut sebanyak 66 kali dalam rekaman pembicaraan tersebut memang akan menarik mengingat Luhut menyebut dirinya bersahabat dengan Setya Novanto dan Reza Chalid. Patut dicatat juga Luhut dahulu memang aktif di Golkar, sebelum masuk tim Jokowi-JK, Luhut adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Golkar.
Dalam konferensi pers Jumat lalu, Luhut lebih banyak menjelaskan soal pembahasan kontrak Freeport di kabinet, ketimbang menanggapi soal kasus papa minta saham. Luhut menampik dirinya ikut-ikutan dalam negosiasi kontrak Freeport.Β Β
"Saya enggak pernah meminta saham Freeport. Gini ya adik-adik semua, kalian itu masih muda. Apakah masuk akal orang berikan saham (Freeport) 20 persen dengan siapa pun itu? 20 persen itu sama dengan USD 1,8 miliar, mungkin sekarang USD 1,6 miliar," ujar Luhut di ruang Bima, kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta.
Setelah konferensi pers berapi-api, semangat buka-bukaan di sidang MKD, apakah kesaksian Luhut di depan MKD besok akan semakin menyudutkan Novanto atau sebaliknya? Kita lihat saja arah kesaksian Luhut di sidang MKD siang nanti. (dra/dra)











































