"Ada sekitar 50 tahanan yang lain yang juga berusaha keluar tapi alhamdulillah bisa dicegah," kata Kasubag Humas Ditjen Pas Akbar Hadi Prabowo, saat dihubungi detikcom, Senin (2/11/2015).
Akbar menjelaskan, saat itu sekitar 50 tahanan tersebut berada di dekat pintu dua (pintu lapis dua dari gerbang utama). Hanya saja petugas kemudian sigap untuk segera menutup pintu itu.
Tahanan yang kabur memanfaatkan pintu terbuka saat mobil bahan makanan masuk ke dalam lapas. Mereka kemudian menyerang petugas lapas. Bahkan ada petugas yang disiram air panas oleh para tahanan.
"Ada juga yang menyiramkan air panas ke petugas lalu mengeroyoknya. Sempat melakukan perlawanan, kepala dan belikatnya sempat luka. Tidak sampai ke rumah sakit, cukup diobati di unit kesehatan lapas," tutur Akbar.
"Pintu satu ada di luar, pintu dua lebih dalem lagi. Makanan itu antara pintu satu dan dua. Ada sebagian yang beralasan ke kantin ke dapur, ke rumah ibadah. Ketika mobil mau keluar itulah mereka melakukan penyerangan," jelasnya. (rna/kha)











































