Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung, Polisi: Motifnya Pelaku Ingin Merampok

Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung, Polisi: Motifnya Pelaku Ingin Merampok

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 16 Okt 2015 15:56 WIB
Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung, Polisi: Motifnya Pelaku Ingin Merampok
Foto: Mei Amelia
Jakarta -

Motif Heri Kurniawan (40) membunuh Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) terungkap. Ia membabi buta menusuk Dayu dan putranya di Perumahan Anek Elok, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, ketika kepergok hendak merampok.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti menjelaskan tersangka Heri awalnya berniat mencuri di rumah korban karena melihat pintu rumahnya yang terbuka. "Tersangka awalnya melihat pintu rumah terbuka, tetapi pagar tertutup, dipikirnya rumah kosong. Kemudian tersangka masuk ke rumah korban," kata Krishna kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Tersangka memasuki rumah korban sekitar pukul 12.30 WIB pada Kamis 8 Oktober. Setelah memasuki rumah korban, tersangka langsung pergi ke dapur. "Kemudian dia ambil pisau dulu di dapur, lalu dimasukkan ke belakang celananya," imbuhnya.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat keluar dari dapur, korban yang saat itu berada di dalam kamar tidur memergokinya. Tersangka kemudian mencoba mengejar korban di dalam kamarnya. Sementara korban mencoba menutup pintu kamar sambil berteriak, "Maling"!

Teriakan korban membuat Heri panik bukan kepalang. "Kemudian tersangka mendorong pintu kamar hingga membuat korban terdorong ke kasur dan kemudian ditusuk secara membabi buta," lanjutnya.

Perbuatan sadis ini sempat dihalang-halangi oleh si kecil Yuel. Yuel mencoba menarik kaki tersangka sambil berteriak, 'Jangan Om..jangan'! sambil menangis.

Bukannya iba, pelaku dengan tega juga menghabisi nyawa Yuel dan menusuk korban yang berlari ke arah kamar mandi.



Setelah keduanya tergeletak bersimbah darah, pelaku kemudian mencuci pisau. Setelah itu, pria yang residivis kasus narkoba itu menggeledah rumah korban untuk mencari barang.

"Akhirnya dia hanya mengambil handphone korban yang sedang dicas," tutupnya.

(mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads