Pencairan TKD Tersendat, Ahok: Banyak PNS Isi e-TKD Enggak Benar

Pencairan TKD Tersendat, Ahok: Banyak PNS Isi e-TKD Enggak Benar

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Kamis, 01 Okt 2015 17:08 WIB
Pencairan TKD Tersendat, Ahok: Banyak PNS Isi e-TKD Enggak Benar
Foto: Ayunda WS
Jakarta - Tunjangan kerja daerah (TKD) dinamis yang sempat tersendat dipastikan cair dalam waktu dekat. Begini penjelasan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebabkan tunjangan tersendat.

"Banyak (PNS) isi (e-TKD) enggak benar. Terus ada juga yang pembagiannya enggak benar," kata Ahok di Gedung DPRD DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).

Ahok mengaku ada keterlambatan pencairan TKD selama 6 bulan. Terakhir pencairan dilakukan pada bulan Maret 2015 lalu. Namun dirinya menolak anggapan telatnya pencairan tersebut dikarenakan ada pengalihan sistem e-budgeting yang dibuat oleh konsultan asal Surabaya, Jawa Timur Gagat kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) DKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan (karena pengalihan sistem), tapi karena banyak yang main (dalam pengisian e-tkd). Kita ubah, supaya lebih cepat," terangnya.

Ia memastikan akan mencairkan TKD pada pekan depan. "Minggu depan cair, tadi sudah tanda tangan," tutup Ahok.

Sekadar diketahui, Gagat merupakan salah satu penggagas sistem penganggaran elektronik atau e-budgeting di Kota Surabaya, Jawa Timur. Sistem tersebut sudah berjalan sejak tahun 2011. Atas keberhasilan itu, Ahok memutuskan merekrut Gagat dan 4 orang rekannya sebagai konsultan e-budgeting dengan memberi honor.

(aws/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads