"Saya kaget ditelepon dari anak dari Arab, menantu dan anak jadi korban," kata Dede di rumahnya, Jumat (25/9/2015). Dede berkomunikasi dengan anaknya pada pukul 11.00 WIB.
Dede menjelaskan, 7 menantu dan anaknya berangkat bersamaan melalui Kloter JKS-61. Awalnya, 4 menantu dan anaknya dikabarkan hilang usai insiden Mina. Namun, ada informasi lanjutan, 2 ditemukan di rumah sakit dan 2 lainnya hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dede dan keluarga hanya bisa menanti kepastian dari otoritas setempat dan Arab Saudi. Kemenag Banjar belum mendapat informasi detail terkait hal tersebut. "Kami masih terus berkoordinasi. Informasinya dua (Dik Dik dan Ira) hilang ," kata Kepala Kemenag Banjar Dadang Romansyah saat berkunjung ke rumah Dede.
Belum ada konfirmasi resmi dari Arab Saudi terkait 7 menantu dan anak Dede. Sejauh ini, Kemlu dan Kemenag mencatat 3 jemaah Indonesia jadi korban tewas. Baca: Jemaah Haji Indonesia yang Tewas Jadi 3 Orang. (try/mad)











































