"Reformasi juga mencakup upaya bersihkan institusi kejaksaan dari mafia kasus. Saya tidak ingin dengar ada aparat hukum pememerasan, atau perdagangkan perkara atau tuntutan, serta menjadikan tersangka sebagai atm, saya tidak mau mendengar istilah itu, saya yakin istilah itu tidak ada," ujar Jokowi dalam amanatnya di Lapangan Adhyaksa, Jakarta, Rabu (22/7/2015).
Jokowi juga mengingatkan langkah perbaikan harus terus menerus dilakukan. Reformasi harus menyeluruh dari hulu hingga hilir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































