Panglima TNI Serahkan Kasus Penusukan Prajurit Kostrad di Gowa ke Polri

Panglima TNI Serahkan Kasus Penusukan Prajurit Kostrad di Gowa ke Polri

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 14 Jul 2015 12:10 WIB
Panglima TNI Serahkan Kasus Penusukan Prajurit Kostrad di Gowa ke Polri
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Dua anggota Kostrad ditusuk oleh sekelompok orang tak dikenal di Gowa, Sulawesi Selatan. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mempercayakan pengusutan kasus tersebut kepada jajaran kepolisian.

"Itu kriminal. Saya sangat percaya dengan kepolisian yang profesional. Saya yakin seyakin-yakinnya Polri profesional," ungkap Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jaktim, Selasa (14/7/2015).

Pratu Aspin Mallobasang dan Pratu Fatku Rahman yang merupakan anggota Brigif Linud 3 Kostrad tersebut ditusuk OTK pada Minggu (12/7) dini hari ketika sedang menonton festival bedug. Akibat kejadian ini, Pratu Aspin tewas dan Pratu Fatku kini masih dalam perawatan di RS Pelamonia, Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot yakin kasus ini bukan merupakan insiden antara TNI dan Polri. Ia percaya pihak kepolisian mampu mengusut kasus ini dengan baik.

"Di tempat gelap tak ada saksi pun bisa diungkap apalagi di tempat keramaian dan dilakukan beberapa orang," kata jenderal bintang 4 itu.

Untuk itu panglima TNI meminta agar semua pihak memberikan kepercayaan penuh pada Polri. Dengan begitu, kata Gatot, para tersangka akan bisa segera diringkus.

"Jadi biarkan kepolisian mengadakan penyelidikan, pasti tersangka akan didapat," pungkasnya. (ear/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads