DetikNews
Selasa 12 Mei 2015, 19:23 WIB

Pemerintah Mesir Perketat Izin Visa WNI, Tahun Ini 6 Orang Ditolak

- detikNews
Jakarta -

Imigrasi Bandara Internasional Kairo tidak lagi memberikan fasilitas visa on arrival (VoA) kepada warga negara asing termasuk WNI yang datang ke Mesir. Sebanyak enam WNI tidak dapat masuk ke Mesir tahun ini karena pemeriksaan imigrasi yang diberlakukannya sangat ketat.

"Setiap WNI yang akan ke Mesir harus memiliki visa terlebih dahulu karena Mesir tidak memberlakukan Visa on Arrival (VoA) bagi WNI. VoA yang selama ini diperoleh turis WNI di bandara Mesir bukan VoA yang bisa diperoleh begitu saja saat tiba di bandara Mesir," terang Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Kairo Windratmo Suwarno dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (12/5/2015).

Namun rombongan WNI berjumlah minimal 10 orang yang ke Mesir bisa memperoleh visa melalui Biro Perjalanan. Biro tersebut akan mengatur perjalanan wisata dengan cara mengajukannya ke Kemendagri Mesir.

Pengurusan visa turis itu paling lambat dilakukan dua minggu sebelum kerangkatan ke Mesir. Calon turis hanya perlu melengkapi daftar nama dan nomor paspornya.

"Selanjutnya, instansi berwenang Mesir akan memproses permohonan visa bagi para calon turis tersebut. Setelah persetujuan diperoleh dari instansi berwenang Mesir, maka Biro Perjalanan akan memberitahukan kepada calon turis Indonesia untuk berangkat ke Mesri secara rombongan," sambungnya.

Setelah tiba di Bandara Internasional Kairo, maka rombongan turis akan dilakukan pemeriksaaan secara ketat oleh pihak imigrasi . Setiap orang nantinya akan diberikan stiker visa masuk yang akan ditempel di paspor dengan membayar biaya sebesar 45-60 dolar Amerika.

Aturan visa on Arrival sebagai turis tersebut hanya diperuntukkan bagi warga Indonesia yang akan datang sebagai turis secara rombongan, bukan untuk yang datang secara perseorangan. Akibat dari adanya peraturan tersebut, beberapa yang datang secara perorangan dengan visa turis akan dipulangkan kembali ke negara asalnya.

"Warga negara Indonesia yang datang secara perorangan bukan sebagai rombongan turis, lebih baik tidak menggunakan visa jenis itu. Melainkan, menggunakan visa dari Kedutaan Besar Mesir sebelum berangkat ke Mesir," kata Windratmo.

Bagi mahasiswa Indonesia yang memiliki izin tinggal di Mesir dan re-entry permit (izin masuk kembali ke Mesir), maka pemerintah Mesir mengharuskan agar yang bersangkutan mengajukan permohonan baru ke KBRI Arab Mesir sebelum ke Mesir.


(aws/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed