DetikNews
Kamis 19 Februari 2015, 09:31 WIB

Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga

- detikNews
Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga
Jakarta - Sungai Klawing merupakan sungai utama yang ada di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah yang berhulu dari Gunung Slamet. Sungai ini membelah Purbalingga dari Utara ke Selatan dan bermuara dengan pertemuan antara sungai Klawing dan sungai Serayu.

Di sepanjang sungai Klawing yang bersumber dari Gunung Slamet tersebut, ternyata menyimpan potensi yang sangat luar biasa. Diantaranya beberapa jenis batu seperti Jasper, Crystal Quartz, Hematite, Citrine adalah batu-batu yang mempunyai aneka warna–warni yang menarik untuk diproses dan dijadikan hiasan permata, salah satunya dibuat menjadi cincin batu akik dari sungai Klawing.

Beberapa waktu terakhir demam batu akik dari sungai Klawing, Purbalingga melanda sebagian besar warga di Kabupaten tersebut. Bahkan ramainya masyarakat hingga kolektor batu akik yang mencari batu akik asal sungai Klawing tersebut membuat banyak bermunculan para pengrajin batu akik Klawing yang mencoba meraup untung dari fenomena ini.

Bukan hanya itu, sejak sebulan lalu Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto mewajibkan seluruh PNS di Pemkab Purbalingga untuk memakai batu akik khususnya yang dihasilkan dari sungai Klawing, agar potensi ekonomi masyarakat lokal dapat terangkat.

Saat ini saja, untuk mencari warga yang sedang mencari batu tidak sulit, hampir disepanjang aliran sungai Klawing banyak ditemui warga mulai dari oang dewasa hingga anak-anak ikut mencari batu yang bisa diolah menjadi batu akik.

Untuk mendapatkan batu yang bagus tidaklah mudah, terkadang memang ditemukan di pingiran sungai, namun tak jarang juga ada warga yang harus bersusah payah mendapatkannya dengan menyelam kedasar sungai hanya untuk mendapatkan batu dengan kualitas yang terbaik.

"Batu dari sungai Klawing ini ramainya sejak 2013, sekarang banyak orang dari luar kota yang datang sampai kerumah saya hanya untuk mendapatkan batu mentahannya," kata Karto penambang pasir di Sungai Klawing yang mencari batu di sungai sebagai sambilan, Rabu (18/2/2015) kemarin.

Karto yang sudah mencari batu di sungai Klawing untuk dijadikan akik ini sudah sejak 2007, namun saat itu batu-batu tersebut hanya dijual mentahan ke daerah Bandung dan Ciamis. Tapi saat ini, sejak ramai pecinta batu akik, pendapatannya bertambah dari hasil mencari batu dari sungai klawing.

"Dulu belum ramai biasanya kirim ke Bandung sama Ciamis sampai dua kibik dihargai 1,5 juta, sekarang sudah ramai yang nyari penghasilannya nambah, cukup untuk makan anak dan istri,” ujarnya.



  • Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga
  • Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga
  • Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga
  • Mencari Batu Akik di Sungai Klawing Purbalingga

(arb/ndr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed