DetikNews
Rabu 26 Januari 2005, 13:01 WIB

Sutiyoso: Terowongan Hilton-JCC Akal-Akalan Ponco Sutowo

- detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menilai pembangunan terowongan yang menghubungkan Hotel Hilton dan Jakarta Convention Centre (JCC) hanya akal-akalan Ponco Sutowo, selaku pemilik PT Indo Buildco yang membangun proyek tersebut.\\\"Ini kan saya tidak mau terjadi akal-akalan. Terowongan sudah ada, event-event internasional berjalan dengan lancar, kenapa dia mau membangun lagi di sebelahnya. Kita sudah hafal akal-akalan mereka itu,\\\" kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso ketika ditanya wartawan alasan penyegelan terowongan usai rapat paripurna tentang pencemaran udara di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta, Rabu (26\/1\/2005).\\\"Diduga disewakan nanti untuk butik segala macam. Kalau supaya (mobil) gokart bisa masuk tidak usah terpisah seperti itu. Jadi kita mengantisipasi seperti itu,\\\" lanjutnya.Dalam kesempatan itu, Sutiyoso mengatakan akal-akalan serupa juga pernah terjadi dalam kasus lain. \\\"Contoh Hotel Mulia dibangun di jalar hijau, semula dibangun untuk kepentingan atlit. Namun, sekarang atlit masuk ke sana pun nggak berani. Akal-akalan seperti ini masa kita mau teruskan,\\\" ujar dia.Andaikata akhirnya diizinkan, menurut Sutiyoso, konpensasinya harus seimbang dengan keuntungan yang diperlukan. \\\"Misalnya, disalurkan untuk rumah susun. Itu dikotak-kotak untuk sewa kantor ini nilai sewanya besar,\\\" imbuhnya.Pemprov DKI Jakarta menyegel pembangunan terowongan (tunel) baru yang menghubungkan Hotel Hilton dan Jakarta Convention Centre (JCC), karena dianggap tidak memiliki izin.Terowongan tersebut dibangun oleh PT Indo Buildco milik pengusaha hotel dan restoran Ponco Sutowo.


(aan/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed