DetikNews
Senin 15 Juli 2013, 15:59 WIB

SMPN 14 Jaktim, Bertahan di Tengah Himpitan Pasar dan PKL

- detikNews
SMPN 14 Jaktim, Bertahan di Tengah Himpitan Pasar dan PKL
Jakarta - Pemprov DKI berencana memindahkan SMPN 14 di Matramam, Jakarta Timur, ke lokasi lain. Area sekolah nanti akan dijadikan \\\'lokalisasi\\\' PKL di sekitar pasar Jatinegara. Bagaimana kondisi sekolah tersebut?

Saat dikunjungi, Senin (15\/7\/2013) siang, para siswa SMPN 14 sebagian besar sudah pulang. Yang menggunakan gedung di siang hari adalah murid SDN 03 petang. Mereka memang menggunakan bangunan secara bergantian, pagi dan sore.

Untuk mencari SMPN 14 tidak cukup sulit. Lokasinya terletak persis di pinggir Jl Raya Matraman No 177 Balimester, Jakarta Timur. Sebuah halte bus besar bertuliskan \\\"SMPN 14\\\" bisa jadi patokan jelas.

Namun posisinya memang cukup memprihatinkan untuk sebuah sekolah. Di sebelah kanan bangunan, ada pasar grosir Jatinegara. Suara bising para pembeli, pedagang dan kendaraan yang parkir jelas terdengar dari dalam. Lalu, di sisi kiri ada toko busana yang suara promosi penjualnya cukup memekakkan telinga. Kondisi yang kurang ideal untuk para siswa yang mencari ketenangan belajar.

\\\"Obral, obral! Ayo beli-beli!\\\" suara pengeras suara dari toko tersebut yang terdengar dari sekolah.

Tak hanya itu, di depan sekolah juga banyak PKL yang berjualan. Mereka \\\'berserakan\\\' di sepanjang pagar depan. Ada yang berjualan makanan hingga obat-obatan tradisional.

Kepala Sekolah SMPN 14 Etin Rohaetin mengatakan, ada 12 ruangan kelas di dalam sekolah, dua ruang laboratorium, satu perpustakaan, kantin, koperasi dan gudang penyimpanan angklung serta alat drum band. Jumlah siswa total ada 432, masing-masing kelas diisi 36 orang. Luas seklah 1.950 meter persegi dan dibangun sejak tahun 1958.

\\\"Ruangannya sempit, kita mesti geser-geser bangku lagi kalau anak-anaknya gede badannya,\\\" kata Etin sambil menunjukkan ruangan 7x5 meter di kelas. Jarak antara papan tulis dan meja siswa tak lebih dari satu meter.

\\\"\\\"


Meski suara bising dari pasar dan toko busana terdengar, Etin memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan maksimal. \\\"Ini masih biasa aja, nggak terlalu bising kok,\\\" imbuhnya.

Saat ini, Etin dan Kepsek SD 03 Alwali masih menunggu kepastian dari Dinas Pendidikan DKI soal rencana pemindahan tersebut. Mereka berharap ada lokasi baru yang strategis, tapi tetap bisa terjangkau oleh siswa.

Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya memastikan rencana relokasi ini terkait membeludaknya PKL di Pasar Jatinegara. SMPN 14 dipilih karena lokasinya yang berdekatan.

\\\"Iya itu akan bertahap nantinya. Karena murid-murid di sana rata-rata dari Balimester, Matraman, lebih baik kita cari sekolah di sana, jadi murid-murid tidak perlu keluar waktu, dan biaya,\\\" kata Ahok.





(mad/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed