DetikNews
Selasa 21 Mei 2013, 20:09 WIB

Kebakaran di Basement MTC Karebosi Diduga Akibat Korsleting Listrik

- detikNews
Kebakaran di Basement MTC Karebosi Diduga Akibat Korsleting Listrik
Makassar, - Puluhan petugas pemadam kebakaran dari dinas Damkar Makassar berhasil memadamkan sumber asap di gudang supermarket Carrefour yang berada di basement pusat perbelanjaan Makassar Trade Center (MTC) Karebosi. Penyebab kebakaran diduga bersumber dari korsleting kabel listrik di plafon gudang supermarket tersebut.

Hal ini diketahui setelah aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara pasca upaya pemadaman api oleh petugas pemadam. Api berkobar dari pukul 12.30 Wita hingga pukul 15.00 Wita, Selasa (21\/5\/2013).

\\\"Sekitar pukul 12.30 Wita, gudang barang dalam keadaan tertutup tiba-tiba terdengar ledakan dan percikan api dari arah plafon gudang, yang diduga dari kabel listrik di plafon tersebut,\\\" ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi saat dihubungi detikcom.

Endi menyebutkan, dalam peristiwa ini seorang karyawan Carrefour bernama Ardi Saputra (20 tahun) dilarikan ke rumah sakit akibat jatuh pingsan setelah menghirup asap tebal di lokasi kejadian. Sementara kerugian materil diperkirakan berkisar ratusan juta rupiah, yakni seluruh barang di gudang ludes terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Imran Samad, yang memimpin proses pemadaman api di basement MTC sempat dievakuasi anggotanya akibat dua kali muntah setelah menghirup asap tebal di sekitar parkiran basement. Meski demikian, kakak kandung Ketua KPK ini tetap pantang mundur sebelum si Jago Merah ditaklukkan anggota-anggotanya.

Hingga saat ini para pemilik kios belum diperbolehkan masuk untuk melihat barang-barang dagangannya. Aparat kepolisian masih memasang garis polisi di sekeliling gedung pusat pertokoan barang elektronik dan busana berlantai 5 ini.

Irvan Sirajang, pemilik kios Qayzar Computer yang ditemui detikcom di lokasi kejadian menyebutkan, ia dihubungi pengelola MTC yang menyebutkan seluruh keamanan barang-barang jualan kios di dalam gedung menjadi tanggung jawab pihak pengelola.

\\\"Kami hendak masuk mengunci stand kios tapi dilarang petugas, kami khawatir dengan barang jualan kami, tapi pihak pengelola sudah menjamin dan akan menggembok seluruh stand kios yang ditinggalkan pemiliknya,\\\" pungkas Irvan.




(mna/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed