DetikNews
Senin 27 Februari 2012, 18:23 WIB

Ba\'asyir Habiskan Usia Senja di Penjara Selama 15 Tahun

- detikNews
Ba\asyir Habiskan Usia Senja di Penjara Selama 15 Tahun
Jakarta - Usia Abu Bakar Ba\\\'asyir menapak 74 tahun. Di usia senja tersebut dia harus menghabiskan umurnya selama 15 tahun di penjara sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) hari ini. Dia terbukti merencanakan dan mengumpulkan dana Rp 1,39 miliar untuk pelatihan militer di Aceh.

Lalu siapakah Abu Bakar Bakar Ba\\\'asyir? Berikut rekam jejak kakek keturunan Timur Tengah yang detikcom rangkum dari berbagai sumber, Senin (27\/2\/2012):

17 Agustus 1938<\/strong>
Abu Bakar Ba\\\'asyir bin Abu Bakar Abud lahir di Jombang, Jawa Timur (Jatim).

1959<\/strong>
Menyelesaikan pendidikan Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jatim.

1961<\/strong>
Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia

1963<\/strong>
Menyelesaikan kuliah di Fakultas Dakwah Universitas Al-Irsyad, Solo, Jawa Tengah

1972<\/strong>
Mendirikan Pesantren Al-Mu\\\'min di Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, bersama dengan Abdullah Sungkar.

1983<\/strong>
Abu Bakar Ba\\\'asyir ditangkap bersama dengan Abdullah Sungkar. Ia dituduh menghasut orang untuk menolak asas tunggal Pancasila. Keduanya divonis 9 tahun penjara.

11 Februari 1985<\/strong>
MA menjatuhkan sanksi hukuman tahanan rumah. Peluang ini lantas digunakan oleh keduanya untuk melarikan diri ke Malaysia.

1999<\/strong>
Usai rezim Orde baru tumbang, Abu Bakar kembali ke Indonesia. Lantas dia melakukan pengorganisasian Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang bertekad menegakkan Syariah Islam di Indonesia.

10 Januari 2002<\/strong>
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, Muljadji, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan eksekusi putusan kasasi MA.

8 Mei 2002<\/strong>
Kejaksaan Agung (Kejagung) membatalkan pelaksanaan eksekusi terhadap Abu Bakar Ba\\\'asyir untuk menjalani hukuman pidana selama 9 tahun penjara.

18 Oktober 2002<\/strong>
Ba\\\'asyir ditetapkan tersangka oleh Polri atas pengakuan Omar Al Faruq kepada Tim Mabes Polri di Afghanistan terkait jaringan terorisme.

2 September 2003<\/strong>
PN Jakpus memvonis 4 tahun penjara. Tapi putusan ini dibatalkan oleh MA karena tidak terlibat terorisme.

3 Maret 2005<\/strong>
PN Jaksel menghukum Ba\\\'asyir 2,6 tahun penjara karena pemalsuan dokumen.

14 Juni 2006<\/strong>
Ba`asyir menghirup udara bebas karena mendapatkan remisi 4,5 bulan.

9 Agustus 2010 <\/strong>
Abu Bakar Ba\\\'asyir kembali ditangkap seusai mengisi pengajian di Tasikmalaya, Jawa Barat.

16 Juni 2011<\/strong>
PN Jaksel menjatuhkan pidana 15 tahun penjara dengan tuduhan membiayai Rp 1,39 miliar untuk pelatihan militer di Aceh.

7 Juli 2011<\/strong>
Pengadilan Tinggi Jakarta meringankan hukuman Abu Bakar mejadi 9 tahun penjara

November 2011<\/strong>
Tim Pengacara Muslim mengajukan kasasi ke MA.

27 Fabruari 2012<\/strong>
MA menolak kasasi Ba\\\'asyir dan menyatakan Ba\\\'asyir harus menjalani hukuman selama 15 tahun.




(asp/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed