DetikNews
Rabu 23 November 2011, 14:47 WIB

Foke Kecewa Jadwal Proyek Pengerukan Kali Mundur

- detikNews
Foke Kecewa Jadwal Proyek Pengerukan Kali Mundur
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo gigit jari karena proyek pengerukan sungai-sungai di Jakarta baru bisa direalisasikan pada Maret 2012. Proyek ini terbentur sejumlah prosedur pencairan pinjaman Bank Dunia.

\\\"Saya sih kepinginnya awal tahun 2009 lalu. Tapi menurut schedule akhirnya, saya terpaksa dengan penuh kekecewaan menerima bahwa bisa mulai kerja awal Maret 2012,\\\" kata Fauzi saat ditemui di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23\/11\/2011).

\\\"Jadi belum untuk musim hujan tahun ini. Tapi untuk persiapan musim hujan tahun-tahun yang akan datang,\\\" lanjut dia.

Pria yang akrab disapa Foke ini mengatakan pengerukan sungai harus tetap berjalan meskipun surat keputusan dari Menteri Keuangan belum turun.

Menurut dia, keputusan ini disepakati untuk dijalankan dengan mengacu kepada peraturan pemerintah (PP).

\\\"Jadi dengan PP itu sekarang, akhirnya kita sepakati tidak lagi perlu surat Keputusan Menkeu untuk melaksanakannya. Cukup PP itu. Saya bilang apa pun yang diputus silakan yang penting cepet kerja,\\\" kata Foke.

Proyek pengerukan sungai-sungai di Jakarta dikenal juga dengan Proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI).

Ada dua PP yang membuat pencairan dana tersebut sempat tertunda karena dalam tahap revisi. PP itu yakni No 2 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman dan atau Penerimaan Hibah serta Penerusan Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri dan revisi PP nomor 54 Tahun 2005 tentang Pinjaman Daerah.

Bank Dunia memastikan dana pinjaman kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai sumber pembiayaan proyek pengerukan 10 sungai, satu kanal, dan empat waduk.

Ke-10 sungai yang akan dikeruk itu yakni, Sungai Grogol, Sungai Sekretaris, Sungai Krukut, Sungai Cideng, Sungai Pakin, Sungai Kali Besar, Sungai Ciliwung, Sungai Gunung Sahari, Sungai Sentiong dan Sungai Sunter.

Ada pun empat waduk yang akan dikeruk yaitu, Waduk Melati, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan dan Waduk Sunter Timur II. Sementara kanal yang akan dikeruk yakni, Kanal Banjir Barat (KBB).

Pinjaman dari Bank Dunia untuk Proyek JEDI sebesar USD 150,5. Pinjaman dibagi dalam dua kelompok, yaitu pinjaman Pemerintah Pusat dan pinjaman Pemprov DKI Jakarta.





(lia/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed