DetikNews
Jumat 23 April 2004, 02:00 WIB

Partai Golkar Raih 28 Kursi DPRD Jabar, PDIP 19 Kursi

- detikNews
Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah selesai melakukan rekapitulasi penghitungan suara. Hasilnya, Partai Golkar meraihsuara terbanyak, yakni 5.775.002 suara, dan meraih 28 kursi DPRD Jabar>Di tempat kedua adalah PDIP dengan 3.640.703 suara (19 kursi).Demikian menurut hasil rekapitulasi penghitungan suara yang disahkan dalam Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jabar, Kamis (23\/4\/2004).Kemudian berturut-turut, di tempat ketiga sampai kelima, adalah PKS (2.407.982 suara), PPP (2.186.373 suara), dan Partai Demokrat (1.610.093. Masing-masing memperoleh 14 kursi, 13 kursi, dan 9 kursi. Di urutan berikutnya da PAN (8 kursi), PKB (6 kursi), dan sisanya yakni PDS, PBB, dan PKPB masing-masing memperoleh 1 kursi. Untuk diketahui hasil tersebut dihitung berdasarkan perolehan suara dibagi bilangan pembagi dan jumlah suara sisa dari setiap daerah pemilih di Jawa Barat yang jumlahnya 11 yang masing-masing berbeda. Sedangkan dari hasil rekapitulasi penghitungan suara yang telah disahkan di KPU Provinsi Jabar, dari 42 Calon Anggota DPD dari Provinsi Jabar yang lolos yakni Ginandjar Kartasasmita (1.869.767 suara), Pra Arief Natadiningrat (1.666.685 suara), Mohamad Surya (1.551.876 suara), dan Sofyan Yahya (1.551.876 suara). Dalam Rapat Pleno yang berakhir Kamis (24\/4\/2004) menjelang maghrib, hanya perwakilan Partai Golkar dan Partai Pelopor yang bersedia menandatangani form saksi berita acara hasil rekapitulasi tersebut. Padahal sekitar 10 parpol yang hadir menyaksikan pengesahan tersebut. Kesan adanya keengganan parpol untuk menandatangani berita acara tersebut, dibenarkan oleh Ketua KPU Jabar Setia Permana yang ditemui usai pleno. Kendati demikian menurutnya hal ini tetap tidak mengurangi keabasahan Rapat Pleno. \\\"Hal itu tidak mengurangi keabsahan berita acara tersebut,\\\" katanya. Mengenai hal tersebut, menurut Setia, pihaknya tetap memberikan kesempatan bagi parpol dan anggota DPD untuk ikut menandatangani berita acara tersebut hingga esok hari, termasuk mereka yang tidak menyaksikan rapat pleno. \\\"Bukan soal menyaksikan yang penting, tapi akurasi datanya,\\\" kata Setia.


(gtp/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed