Mayat Bocah Pemalang yang Disimpan di Rumah Dimakamkan, Perlu Bujuk Rayu

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 21:45 WIB
Polisi dan tentara di rumah keluarga yang menyimpan mayat bocah di dalam rumah
Kediaman keluarga yang mengawetkan serta menyimpan mayat bocah di dalam rumah di Pemalang. (Foto: dok Polsek Moga)
Pemalang -

Jenazah bocah Pemalang yang diawetkan dan disimpan di rumah berbulan-bulan akhirnya dimakamkan pihak keluarga dibantu warga pada Minggu Malam (09/01/2022). Awalnya, pihak keluarga berkukuh untuk menyimpan jenazah dengan harapan bisa hidup kembali.

Kapolsek Moga, AKP Dibyo Suronto, menjelaskan pada mulanya warga yang mengetahui kejadian itu tidak berani mendatangi keluarga yang menyimpan jenazah di dalam rumah itu.

Kemudian, pihaknya bersama Muspika, petugas medis, dan tokoh agama pada malam itu juga mendatangi lokasi rumah yang dimaksud.

Proses negosiasi berjalan cukup lama untuk membujuk pihak keluarga agar memakamkan jenazah sesegera mungkin. Akhirnya pemakaman jenazah dilakukan pada malam itu juga pada pukul 21.00 WIB. Pemakaman dilakukan di lahan samping rumah.

"Kita lakukan negosiasi, pendekatan baik dari kita maupun tokoh agama, akhirnya bisa dilakukan pemakaman dengan syariat Islam," jelas Dibyo.

Pemakaman dilakukan oleh pihak keluarga dan dibantu warga pada Minggu malam itu juga.

"Alhamdulilah, berjalan lancar dibantu warga juga dan tokoh agama," tambah Dibyo.

Jenazah bocah bernama SAR (14), akhirnya dimakan di tempat pemakaman keluarga yang berada di samping rumahnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah keluarga di Pemalang mengawetkan dan menyimpan jenazah anaknya yang meninggal akibat penyakit TB paru. Jenazah itu disimpan di dalam rumah hingga 2,5 bulan.

(ahr/dil)