Namanya Masuk di Bursa Pilgub DKI dan Jateng, Hendi Tak Mau GR

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 17:31 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Foto: Angling/detikcom)
Semarang -

Wali Kota Hendrar Prihadi (Hendi) menjadi salah satu kader PDIP yang disebut potensial maju Pilgub DKI 2024. Namanya juga masuk dalam sebuah survey Pilgub Jateng. Hendi pun mengaku tak mau gede rasa alias GR.

"Kalau buat saya politisi nggak boleh GR, orang kadang menyampaikan pandangan boleh-boleh saja. Yang penting hari ini sebagai kader partai saya ditugaskan di Kota Semarang, saya mengajak teman-teman semua bareng-bareng menyelesaikan persoalan-persoalan di Semarang supaya lebih baik," kata Hendi usai peresmian kantor Inspektorat Kota Semarang di kompleks Balai Kota Semarang, Senin (10/1/2022).

Ketika ditanya kesiapan jika mendapat tugas partai maju Pilgub DKI maupun Jawa Tengah, Hendi menegaskan dirinya masih menghormati pihak yang masih menjabat.

"Tapi kan masih jauh ini aja baru tahun 2022, masih ada 2-3 tahun lagi. Ya kita hormati beliau-beliau yang hari ini masih menjabat jangan ngomong hal-hal yang belum waktunya. Kasihan kan yang masih menjabat teman-teman sudah berpikir tentang penggantinya ya nggak etis," ujarnya.

Hendi mengaku belum ada tawaran soal Pilgub 2024. Dia mengaku bakal fokus menuntaskan tugasnya di Semarang hingga masa jabatannya habis.

"Belum (ada tawaran), pasti dan saya rasa masih jauh, nggak elok kita ngomong sekarang yang penting kita bekerja sebaik-baiknya untuk Kota Semarang," kata Hendi.

Untuk diketahui, pada survei Pilgub Jateng Charta Politika, Gibran memiliki elektabilitas tertinggi dengan persentase 34,8 persen. Kemudian disusul Wagub Jateng Taj Yasin dengan 9,3 persen, dan Hendi 6,9 persen.

Di sisi lain, PDI Perjuangan (PDIP) mengantongi sejumlah nama potensial untuk maju kontestasi Pilgub DKI 2024. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut kader partai ini akan dipilih langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Hasto mengungkap beberapa nama potensial itu adalah mereka yang sudah pernah menjabat kepala daerah dua periode. Hasto membeberkan sejumlah nama itu antara lain Tri Rismaharini dan Wali Kota Semarang Hendar Prihadi atau Hendi.

"Ya kalau kualifikasi kepemimpinan Ibu Risma kan sudah teruji. Saya tidak melihat dari berapa banyak penghargaan yang diterima Ibu Risma, tapi dari perubahan kultural di dalam mengubah Kota Surabaya. Bukan hanya Ibu Risma, ada Pak Hendi Wali Kota Semarang," kata Hasto Kristiyanto di Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur, hari ini.

(ams/ahr)