Sultan Yogya soal Klithih: Kalau By Design Malah Memperpanjang Persoalan

Heri Susanto - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 19:27 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Jumat (31/12/2021).
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Jumat (31/12/2021). Foto: Heri Susanto/detikcom
Yogyakarta -

Usai menerima kunjungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X meminta masalah klithih tak perlu dibesar-besarkan. Sultan khawatir jika klithih by design malah memperpanjang persoalan.

Sultan mengungkapkan, Yogya selama ini dikenal sebagai daerah yang adem ayem.

"Di Yogya ini memang adem ayem, tentrem. Muncul kekuatan-kekuatan lain yang di bawah bagaikan api dalam sekam. Karena merasa di Yogya nyaman, jadi sering orang yang berkepentingan itu justru bergerak dari Yogya. Rumangsane (merasa) masyarakat diam. Ternyata masyarakatnya peduli," kata Sultan di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Jumat (31/12/2021).

Dari persoalan tersebut, Sultan berharap terhadap sejumlah pihak termasuk media. Karena pelaku sudah ditangkap sehingga tidak perlu lagi membesar-besarkan masalah klithih.

"Jadi harapan seperti ini pers. Pernyataan klithih misalnya, kan sudah saya jawab sudah ditangkap pelakunya. Jangan dibesar-besarkan teman-teman pers. Hari ini masih ada wawancara orang lain. Mungkin besok ada lagi. Kalau (klithih) by design kan malah kedawa-dawa (memperpanjang) persoalannya," jelasnya.

Masalah klithih, lanjut Sultan, jika terus diperpanjang bisa merugikan semua pihak. Karena bertujuan untuk menyatakan Yogya tidak aman.

"Gini diperpanjang terus hingga menyatakan Yogya tidak aman. Kan gitu. Itu sudah jelas toh yang melakukan," katanya.

Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga memastikan bahwa sampai saat ini di DIY termasuk yang baik soal keamanan. Sebab, dirinya belum mendapatkan laporan dari bawahannya soal ancaman keamanan di DIY.

"Saya belum dapat laporan dari Panglima Kodam. Komandan Korem, Danlanud, Danlanal, tidak ada hal yang menonjol. Yogya representasi yang bagus," kata Andika.

Keamanan yang relatif baik ini, kata Andika, tidak terlepas dari peran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Imbauan Sultan masih menjadi kekuatan tersendiri bagi masyarakat.

"Imbauan dari gubernur satu kekuatan, Yogya nggak ada apa pun yang saya dengar hubungannya dengan keamanan," tegas Andika.

Simak Video 'Polda DIY Soroti Keterlibatan Senior-senior di Sekolah dalam Aksi Klithih':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)