Terpopuler Sepekan

Ketua Pemuda Pancasila Blora Dicokok, dari Kasus Penipuan hingga Narkoba

Febrian Chandra - detikNews
Minggu, 19 Des 2021 10:21 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
(Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Blora -

Ketua ormas Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Blora, Munaji dicokok polisi terkait penipuan, penggelapan dan narkoba. Tersangka Munaji ditangkap di kantor PP, di Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora Selasa malam (14/12).

"Yang bersangkutan kita tangkap di markas PP di Kelurahan Ngawen. Awalnya kita tangkap terkait kasus penipuan dan penggelapan," kata Kapolres Blora Wiraga Dimas Tama, Rabu (15/12).

Wiraga mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan korban yang mendapat janji kasus hukumnya yang sedang diproses polisi akan dibereskan oleh Munaji.

"Masalah ini berawal dari adanya pengaduan masyarakat atas nama SS terkait adanya permasalahan yang ditimpa suaminya, jadi suaminya atas nama Yatmin tersangkut kasus hukum terkait penadahan kendaraan bermotor, ini kasus sudah kita tangani," lanjutnya.

Munaji kemudian menawarkan bantuan kepada SS untuk membebaskan Yatmin dari kasusnya dengan meminta bayaran Rp 40 juta.

"Setelah uang diserahkan ke saudara MJ (Munaji) ternyata kasus suaminya berlanjut, bahkan sampai kita tahan. Kemudian coba ditagih dan sebagainya, tidak ada konfirmasi, jadi uangnya nggak ada komunikasi lagi," kata dia.

Berawal dari laporan itu, Munaji ditangkap di markas pemuda pancasila. Usai ditangkap, polisi melakukan tes urine kepada tersangka dan istrinya WP, hasilnya keduanya positif mengandung metamfetamin.

Kemudian saat polisi menggeledah kantor tersebut, ditemukan bekas sedotan dan bungkus yang diduga tempat untuk menyimpan sabu. Barang bukti itu kini diteliti di laboratorium.

"Istri Munaji, WP turut kita amankan," kata Kapolres.

Hingga saat ini WP masih berstatus sebagai saksi. Keterlibatannya dalam kasus penipuan dan penggelapan suaminya masih didalami polisi.

"Saat ini statusnya adalah saksi. Kita tunggu hasil pemeriksaannya nanti seperti apa. Seberapa besar keterlibatannya," lanjut Wiraga.

"Kita dalami, kita periksa namun tidak menutup kemungkinan juga bisa menjadi tersangka," terangnya.

Atas kasus itu, Tersangka Munaji disangkakan pasal 372, 378 KUHP dan Pasal 127 UU Narkoba. "Pasalnya berlapis penggelapan, penipuan dan penyimpanan, penggunaan narkoba," ungkapnya.

Tonton juga Video: Pemuda Pancasila Buka Suara soal Kantornya di Jakpus yang Disegel Polisi

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)