Gudang Gas Elpiji Subsidi di Jepara Digerebek Polisi

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 16 Des 2021 10:59 WIB
Ratusan tabung gas elpiji disita dari gudang yang digerebek polisi di Jepara, Kamis (16/12/2021).
Ratusan tabung gas elpiji disita dari gudang yang digerebek polisi di Jepara, Kamis (16/12/2021). (Foto: dok Polres Jepara)
Jepara -

Gudang penyimpanan gas elpiji subsidi tanpa izin di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah digerebek polisi. Ratusan tabung gas berukuran 3 kilogram disita polisi.

"Betul, kami kemarin melakukan penggerebekan bersama warga, dan bersama pihak Kodim di salah satu di Tahunan, Kabupaten Jepara terkait dengan penyimpanan atau niaga elpiji subsidi," kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi, saat dihubungi detikcom, Kamis (16/12/2021).

Rozi mengatakan penggerebekan ini dilakukan tim gabungan dengan Kodim Jepara dan bersama masyarakat. Menurutnya dari penggerebekan itu didapati 450 tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram dan 50 tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram.

"Gabungan antara Polres Jepara, Kodim Jepara dan warga sekitar di wilayah Tahunan. Di mana terdapat suatu gudang yang menyimpan sekitar 500 tabung gas yang terdiri dari 450 tabung gas ukuran 3 kilo yaitu subsidi dan ada 50 tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram," ungkap dia.

Dia mengatakan pemilik gudang saat ini sudah diamankan bersama barang bukti. Namun Rozi masih enggan menyebutkan secara detail inisial pemilik gudang tersebut. Dia beralasan penindakan ini masih dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihak terkait.

"Pada saat penggerebekan yang bersangkutan kita amankan beserta barang buktinya. Selanjutnya kita melakukan penyelidikan dan selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan dari ahli baik dari ESDM maupun dari pihak Pertamina itu sendiri," jelas Rozi.

Gas elpiji subsidi yang ada dalam gudang tersebut berasal dari Kabupaten Demak dan Semarang. Kemudian gas elpiji itu dijual di wilayah Kabupaten Jepara.

"Pasalnya terhadap bersangkutan pasal 53 UU nomor 22 tahun 2021 tentang migas. Ini lebih mengatur pada penyimpanan dan niaga tanpa izin, karena diketahui bahwa gas elpiji itu berasal dari kota Semarang dan Kabupaten Demak," ungkapnya.

"Di mana gas ini dijualkan ke wilayah Jepara, oleh karena itu kami Sat Reskrim Polres Jepara sedang melakukan proses penyelidikan untuk lebih lanjut," pungkas Rozi.

Simak juga 'Pengoplos Gas Elpiji 'Melon' di Subang Dibekuk Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)