Polisi Cek Dugaan Siskaeee dalam Video Pamer Payudara-Kemaluan di Bandara YIA

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 11:04 WIB
Video wanita mempertontonkan payudara dan alat kelamin di Bandara Yogya viral di media sosial. Mapolres Kulon Progo langsung menggelar jumpa pers.
Polisi dalam dugaan Siskaeee dalam video viral pornografi aksi ekshibisionisme pamer payudara-kemaluan di Bandara YIA Kulon Progo. (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Dugaan identitas wanita yang beraksi dalam video viral pornografi ekshibisonis di bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dikantongi polisi. Polisi mendalami dugaan Siskaeee terkait video aksi pamer payudara dan kemaluan itu.

"Kami masih dalami terkait dugaan atas nama Siskaeee itu," ujar Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry, saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (3/12/2021).

Jeffry mengatakan Polres Kulon Progo bekerjasama dengan tim Siber Polda DIY dalam mengungkap kasus ini.

"Melihat dari video tersebut diduga memang diunggah pada tanggal 23 November 2021 di akun (Twitter) koleksirare96," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya video berisi aksi ekshibisionis di kawasan Bandara YIA Kulon Progo, viral di Twitter. Video berdurasi 1 menit 22 detik itu berasal dari salah satu akun bernama koleksirare69. Diunggah sejak 23 November 2021 lalu, video itu telah ditonton sebanyak puluhan ribu kali dan disukai ratusan akun.

Video ini berisi seorang wanita berambut panjang warna hitam mengenakan baju abu-abu dengan garis hitam dan rok panjang hitam sedang memainkan payudara dan alat kelaminnya. Wajah wanita tersebut tertutup masker dan kacamata. Pengambilan video diketahui dilakukan di gedung parkir Bandara YIA.

Video ini belakangan viral dan telah diketahui tim siber Polres Kulon Progo pada 30 November 2021. Penyelidikan sedang dilakukan dan nantinya pelaku penyebaran maupun pemeran dalam video akan dijerat dengan UU Pornografi dan UU ITE.

"Kami akan kenakan UU Pornografi dengan ancaman pidana 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp6 miliar, dan juga dijerat pasal 45 ayat 1, UU ITE dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal 1 miliar," ujar Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini, dalam jumpa pers di Mapolres Kulon Progo, Kamis (2/12)

Simak juga video 'Heboh Kasus Pelecehan Seksual: Pamer Kelamin-Begal Payudara':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)