Usut Wanita Pamer Payudara-Kemaluan di Bandara YIA, Polisi Gandeng AP I

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 14:23 WIB
Jumpa pers kasus ekshibisionis wanita pamer payudara dan kemaluan di Bandara YIA, Kulon Progo, Kamis (2/12/2021).
Jumpa pers kasus ekshibisionis wanita pamer payudara dan kemaluan di Bandara YIA, Kulon Progo, Kamis (2/12/2021). (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Polisi mendalami kasus video pornografi berisi aksi ekshibisionisme wanita pamer payudara dan kemaluan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Untuk mengungkapnya, Polres Kulon Progo berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura (AP) I.

"Setelah video itu muncul, kami langsung melakukan penyelidikan. Kami juga berkoordinasi dengan AP I, untuk mencari tahu lokasi pengambilan gambar. Dan memang benar lokasinya ada di kawasan bandara," ujar Kapolres Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini, dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (2/1/2021).

Fajarini mengatakan video itu diambil di area gedung parkir bandara. Sedangkan untuk waktu pengambilan video pornografi itu diduga dilakukan setahun silam. Dugaan ini didasari oleh perbedaan tanda bangunan yakni, rambu larangan berhenti.

"Dari keterangan pihak bandara rambu itu baru dipasang sekitar Oktober 2020, sementara di dalam video tidak terlihat. Jadi ada dugaan pengambilan gambar dilakukan sebelum itu (pemasangan rambu)," beber Fajarini.

Dari penelusuran detikcom, diketahui video viral itu berasal dari salah satu akun Twitter. Diunggah sejak 23 November 2021 lalu, video itu telah ditonton sebanyak 22 ribu kali dan disukai 722 pengguna sosial media berlambang burung itu.

Dalam video nampak seorang perempuan berambut panjang warna hitam mengenakan baju abu-abu dengan garis hitam dan rok panjang hitam sedang mempertontonkan dan memainkan payudara dan vaginanya. Wajah perempuan tersebut tertutup masker dan kacamata. Adapun latar video menunjukkan salah satu bangunan parkir di kawasan bandara YIA.

Video ini belakangan viral dan telah diketahui tim Siber Polres Kulon Progo pada 30 November 2021. Penyelidikan kini sedang dilakukan dan nantinya pelaku akan dijerat dengan UU Pornografi dan UU ITE.

"Kami akan kenakan UU Pornografi dengan ancaman pidana 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp6 miliar, dan juga dijerat pasal 45 ayat 1, UU ITE dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal 1 miliar," ujar Fajarini.

Simak Video: Heboh Kasus Pelecehan Seksual: Pamer Kelamin-Begal Payudara

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)