Bentrokan Suporter Bola Juga Pecah di Jalan Solo Yogya, 1 Orang Luka

Heri Susanto - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 14:22 WIB
Bentrokan terjadi antara suporter bola dengan warga di Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta, siang tadi. Puluhan polisi masih berjaga di lokasi.
Momen saat polisi menjaga Jalan Laksda Adisutjipto usai bentrok suporter bola di Yogya (Foto: Jauh Hari Wawan)
Yogyakarta -

Bentrokan suporter bola dengan warga ternyata tak hanya terjadi di simpang UIN Yogyakarta, Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bentrokan itu juga terjadi di Jalan Urip Sumoharjo atau Jalan Solo, Kota Yogyakarta.

Akibat peristiwa ini seorang pria dilaporkan mengalami luka-luka. Polisi pun mengungkapkan kondisi korban FBA (26) yang merupakan warga Kalasan, Sleman.

"Korban mengalami luka robek di punggung dan tangan ada bekas sayatan benda tajam. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan kasus ini," kata Kapolresta Yogyakarta Kombes Purwadi Anggoro saat dihubungi wartawan, Kamis (2/1/2021).

Anggoro mengatakan anggotanya masih menyelidiki pelaku pengeroyokan tersebut. Menurutnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa bentrokan itu.

"Tidak ada korban jiwa, hanya luka di punggung dan tangan. Saat ini kasus sedang kami dalami," katanya.

Anggoro menjelaskan korban FBA pada Rabu (1/12) sekitar pukul 14.00 WIB berencana membeli oleh-oleh di Pasar Beringharjo. Kala itu, korban yang memakai kaos suporter sepak bola warna hijau melintas dari arah Gejayan menuju Jalan Urip Sumoharjo.

"Korban memang mengenakan kaus itu (PSS Sleman)," ungkapnya.

Dia menerangkan untuk saat ini pihaknya masih mengumpulkan barang bukti di lokasi. Pelaku pengeroyokan itu pun masih diburu.

"CCTV tidak berfungsi. Ini terus kami dalami," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, bentrokan suporter bola dengan warga terjadi di simpang UIN Yogyakarta atau Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (1/12) sore. Polisi mengamankan dua orang dalam peristiwa bentrokan suporter sepak bola itu. Namun, belum diketahui apakah orang yang diamankan merupakan suporter sepak bola atau warga.

Lihat juga Video: Bentrokan Pecah di Unkris Bekasi, Diduga Antarkelompok Ormas

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)