Banjir Rob Genangi Pesisir Brebes, Jalan-Permukiman Terendam

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 15:38 WIB
Banjir rob di Brebes, Selasa (30/11/2021)
Banjir rob di Brebes, Jawa Tengah, Selasa (30/11/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Banjir rob kembali menerjang di beberapa desa di wilayah pesisir utara Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Banjir rob kali ini dikeluhkan warga terparah selama bulan November 2021.

Kawasan pesisir yang tergenang rob yakni Desa Randusanga Kulon, Randusanga Wetan Kecamatan Brebes, Desa Prapag Lor dan Prapag Kidul Kecamatan Losari. Desa Randusanga Kulon dilaporkan menjadi daerah yang terdampak rob terparah.

Salah seorang warga Desa Randusanga Kulon, Slamet Maryoko, mengatakan air rob mulai memasuki rumah dan sejumlah ruas jalan desa, sejak pukul 04.00 WIB tadi. Rob ini secara merata juga menggenangi Desa Randusanga Kulon maupun Desa Randusanga Wetan.

"Banjir rob mulai masuk menggenangi sekitar jam 4 pagi hari ini terparah dibandingkan banjir rob-rob sebelumnya. Banjir rob di Desa Randusanga Kulon saja masuk ke dalam rumah-rumah warga yang sebelumnya tidak pernah masuk," kata Slamet saat ditemui di lokasi, Selasa (30/11/2021).

Slamet menyebut di Desa Randusanga Kulon daerah yang terdampak rob paling parah berada di lingkungan RW 01 dan RW 02. Mayoritas rumah warga di kedua RW itu terendam air laut.

"Banjir rob terparah kali ini terjadi di lingkungan saya. Kami mohon pemerintah bisa mendirikan dapur umum, karena saat ini warga kesulitan memasak akibat dapur rumahnya tergenang air rob," jelasnya.

Sementara itu, di Kecamatan Losari ada dua desa yang terendam banjir rob, yakni Desa Prapag Kidul dan Desa Prapag Lor. Air rob dilaporkan masuk ke wilayah pesisir itu sejak pukul 05.00 WIB tadi.

Di desa ini rob menggenangi jalan kabupaten yang baru saja dibangun dengan cor beton. Rumah warga Desa Prapag Lor pun ikut tergenang.

"Banjir rob kali ini terparah, pasalnya jalan kabupaten yang sudah ditinggikan saja tergenang, kami berharap Pemerintah Pusat bisa membuat tanggul penahan rob di sepanjang pesisir Kabupaten Brebes," ucap dia.

Sementara itu, warga Desa Prapag Kidul, Muhaimin Primawan, menyebut banjir rob kali ini yang terparah. Sebab, banjir rob menggenangi jalan dan permukiman warga di kampung nelayan Desa Prapag Kidusl.

"Banjir rob kali ini menggenangi rumah pemukiman warga padat penduduk di kampung nelayan, selain itu jalan jalan pemukiman juga tergenang," ucap Muhaimin.

Terpisah, Kepala BPBD Brebes Nuhsy Mansur mengatakan bahwa banjir di pesisir utara ini mulai masuk pagi tadi. Tidak hanya jalan, permukiman warga juga terdampak rob.

"Ada beberapa desa di pesisir yang terkena rob. Tapi yang parah di Randusanga Kulon. Ketinggian air di desa ini mencapai 40 cm. Beberapa RT di RW 1,2,4 dan 5 yang tergenang," jelasnya.

(ams/rih)