Waspadai Varian Omicron, Pakar UGM Beri Saran Begini

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 10:55 WIB
Omicron dan berbagai varian Covid: Apakah vaksin yang sekarang beredar masih ampuh menangkal varian baru yang bermutasi sangat cepat?
Ilustrasi Corona varian Omicron (Foto: BBC Magazine)
Sleman -

WHO mengumumkan virus Corona atau COVID-19 varian Omicron sebagai Variant of Concern (VOC) atau varian yang menjadi perhatian. Terkait varian Omicron, Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM), dr Gunadi, menyarankan agar masyarakat waspada dengan beberapa catatan.

"Masyarakat sebaiknya tetap waspada tapi tidak perlu khawatir berlebihan. Apalagi pemerintah sudah melakukan langkah-langkah preventif termasuk menutup bandara untuk WNA dari negara di mana varian Omicron terdeteksi," kata Gunadi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Gunadi menjelaskan virus Corona akan terus bermutasi dengan memunculkan varian-varian baru dengan tingkat keganasan dan daya penularan yang berbeda antara satu dengan lainya. Namun demikian, sepanjang pengetahuannya, varian Omicron belum terbukti lebih menular dan berbahaya dari varian Delta.

"Belum ada bukti yang kuat. Yang ada buktinya adalah reinfeksi, tapi itu pun masih minimal buktinya," ucap Gunadi.

WHO Minta Waspadai Varian Omicron

Meski masih minim penelitian tentang varian ini, ia sepakat dengan rekomendasi dari WHO yang menyarankan agar varian baru ini patut diwaspadai.

"Tetap diminta waspada oleh WHO," tutur Gunadi.

Menurutnya, vaksin dan penerapan protokol kesehatan ketat menjadi kunci dalam mencegah penularan tiap ada varian baru virus Corona. Ia tetap yakin kedua hal itu merupakan cara efektif untuk mencegah infeksi varian Omicron, apalagi belum terbukti bahwa varian ini kebal terhadap vaksin.

"Sampai sekarang belum ada bukti yang menyatakan bahwa vaksin tidak efektif untuk Omicron. Perlu waktu utk membuktikannya," tegasnya.

(sip/mbr)