Terpopuler Sepekan

4 Fakta di Balik 36 Jam Kebakaran Pabrik Dua Kelinci Pati

Arif Syaefudin - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 09:45 WIB
Suasana di dalam ruang oven pabrik PT Dua Kelinci Pati yang terbakar, Rabu (24/11/2021) sore,.
Suasana di dalam ruang oven pabrik PT Dua Kelinci Pati yang terbakar, Rabu (24/11/2021) sore. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati -

Salah satu perusahaan pengolahan makanan kacang yang terkenal di Indonesia, PT Dua Kelinci, mengalami kebakaran pada Selasa (23/11/). Kebakaran tersebut total memakan waktu hingga sekitar 36 jam lamanya.

Api diketahui pertama kali muncul di bagian atas ruangan oven sekitar pukul 11.15 WIB. Baru dinyatakan padam total pada Rabu (24/11) pukul 23.30 WIB.

Puluhan Damkar Diterjunkan

Kasatpol PP Pati Sugiyono menyebut total ada sebanyak 20 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dalam insiden kebakaran PT Dua Kelinci. Armada tersebut merupakan gabungan armada milik Pemkab Pati dan bantuan dari kabupaten tetangga, seperti Kudus dan Rembang. Kemudian armada milik perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah setempat.

"Dari Damkar Pati sendiri ada delapan armada. Kemudian mendapat tambahan bantuan dari perusahaan seperti Djarum, PG Trangkil, kemudian dari kabupaten tetangga, dan masih banyak. Total ada 20 armada damkar," jelasnya.

Kerugian Diduga Miliaran

Kapolres Pati AKBP Christian Tobing menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja, diperkirakan kerugian materiil atas insiden itu mencapai Rp 2 miliar.

"Kerugian secara materi, kurang-lebih sekitar Rp 2 miliar, dan kerugian korban jiwa tidak ada," ujar Kapolres Pati AKBP Christian Tobing kepada wartawan di lokasi kejadian, Kecamatan Margoyoso, Pati, Selasa (23/11).

3 Ruangan di Pabrik Dua Kelinci Terbakar

Ada tiga ruangan yang terbakar dalam insiden tersebut. Yakni ruang oven, ruang perkantoran, dan ruang gudang pengemasan. Yang membuat lama durasi kebakaran, adalah titik api yang berada di ruang oven, sulit terjangkau air.

"Jadi untuk petugas tidak bisa masuk ke dalam. Namun sudah dilakukan pengamanan di sana. Sementara titik lain dalam proses pendinginan," imbuhnya.

Sementara Senior HRD Manager PT Dua Kelinci, Tofan Rudiyanto, kepada detikcom menyebut, atas insiden tersebut pihak manajemen belum melakukan inventarisir kerugian. Di sisi lain, ia memastikan aktivitas perusahaan masih tetap berjalan dengan normal.

"Aktivitas pabrik pascainsiden kebakaran ini, dipastikan akan tetap berjalan normal," kata Senior HRD Manager PT Dua Kelinci Tofan Rudiyanto dikonfirmasi detikcom, Rabu (24/11).

Tofan menyebut selama dua hingga tiga hari pascakebakaran, pihak manajemen akan melakukan pembenahan secepatnya agar aktivitas bisa kembali normal.

"Dua tiga hari ini dilakukan pembenahan agar bisa berproses kembali terutama untuk packing kacang garing (lokasi yang terbakar)," paparnya.

Manajemen Pastikan Produksi Aman

Ia pun memastikan PT Dua Kelinci masih akan tetap bisa melayani permintaan pasar. Manajemen menjamin kebakaran yang terjadi tidak menimbulkan masalah yang signifikan, baik itu terhadap manajemen maupun produksi perusahaan.

"Manajemen tetap komitmen untuk bisa memenuhi permintaan pasar khususnya produk kacang garing sementara produk lain relatif tidak ada masalah," terangnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto meminta agar pihak manajemen segera menyiapkan ruang alternatif pengganti pemanfaatan ruang yang terbakar.

"Karyawan tidak ada yang diberhentikan dan bisa dilokalisir. Yang terpenting itu. Jangan sampai mengganggu operasionalnya. Karena kan ini pabriknya besar. Bisa dialihkan, digeser begitu," jelas Haryanto saat meninjau lokasi kebakaran hari ini.

Simak video 'Penampakan Pabrik Kacang Dua Kelinci Dipanggang Si Jago Merah':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)