ADVERTISEMENT

Banjir di Pati, Genangan Air Capai 1 Meter

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 21:16 WIB
Salah satu titik banjir di Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Pati, Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021).
Salah satu titik banjir di Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Pati, Jawa Tengah, Kamis (25/11/2021). (Foto: dok. BPBD Pati)
Pati -

Banjir terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (25/11) malam. BPBD Pati mencatat banjir terjadi di 9 desa dengan ketinggian air ada yang mencapai 1 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Martinus Budi, mengatakan sembilan desa itu tersebar di lima kecamatan yakni Kecamatan Pucakwangi, Winong, Tambakromo, Gabus dan Kayen. Banjir terjadi setelah wilayah Pati diguyur hujan.

"Ini berdasarkan informasi awal yang kita terima dari lapangan, total lima kecamatan. Dihitung jumlah desanya, ada sembilan desa," kata Martinus kepada detikcom, Kamis (25/11/2021).

"Di Pucakwangi saja ada tiga desa, Sokopuluhan, Tanjungsekar, Plosorejo. Di Tambakromo, ada Sinomwidodo, Angkatan Kidul dan Tambakromo. Kemudian di Kecamatan Winong ada mulai dari Gunungpanti ke bawah, itu hulunya. Di Kayen, itu Desa Kayen sendiri. Di Gabus itu yang satu arah dari Tambakromo. Arahnya itu," terangnya.

Rata-rata ketinggian air antara 30 sentimeter sampai satu meter. Air mulai menggenang sejak pukul 17.00 WIB tadi. Sampai dengan berita ini ditulis, genangan air masih terus mengalami pergerakan.

"Seperti di Dukuh Ngobongan, Desa Tanjungsekar, Pucakwangi, itu sampai 100 sentimeter. Variasinya ya antara 30 sampai 100 sentimeter," kata Martinus.

"Karena derasnya air di daerah Kendeng. Sebabnya begitu, kalau awal musim hujan curahnya tinggi, saluran air tersumbat oleh sampah, sehingga air melimpas ke permukiman. Kalau intensitas hujan masih tinggi, bisa saja makin naik, semoga saja ini bisa turun," lanjutnya.

Menurutnya, sejumlah daerah tersebut merupakan wilayah langganan banjir. Saat ini tim reaksi cepat (TRC) BPBD Pati telah terjun ke lokasi banjir.

"Kita asesmen awal dulu. Jika nantinya banjir kian meluap, kita akan koordinasikan untuk tindakan lebih lanjutnya. Semoga saja bisa surut, sehingga besok pagi kita akan lakukan pembersihan, termasuk untuk saluran airnya," pungkasnya.

(rih/rih)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT