Tracing 976 Kontak Erat Pelajar Kulon Progo, 2 Orang Positif COVID

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 17:21 WIB
Poster
Ilustrasi kasus Virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Kulon Progo -

Jumlah pelajar di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terpapar virus Corona (COVID-19) kini bertambah menjadi 94 orang. Dari hasil tracing ditemukan 976 kontak erat, dan dua di antaranya positif Corona.

"Perlu diketahui bahwa untuk penambahan kasus hasil tracing sudah terperiksa 976 sampel untuk selanjutnya dilakukan tes antigen dengan hasil semua negatif. Untuk yang PCR sudah dilakukan untuk yang tracing hari pertama dan kedua dan kita dapatkan 2 kasus terkonfirmasi positif," ungkap Juru Bicara Satgas COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, saat jumpa pers di Kantor Dinkes Kulon Progo, Rabu (17/11/2021).

"Satu adalah teman satu kelas dan satu adalah anggota keluarga di rumah," sambung Baning.

Baning menjelaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan epidemiologi terkait temuan dua kasus positif itu. Dari hasil sementara dipastikan kasus Corona itu bukan tertular dari pelajar yang positif COVID.

"Kami sudah lakukan penyelidikan epidemiologi tetapi belum bisa menemukan bahwa ada penularan antara satu kasus ke kasus yang lain. Jadi belum ada klaster sekolah dan belum ada penularan di sekolah," jelasnya.

"Kami menduga hasil yang positif dari teman satu kelas bukan karena tertular tapi karena anak ini tidak tersampling. Karena kan kita pengambilan berdasarkan random ya. Jadi satu kelas itu tidak semua diambil hanya 10 persen, kebetulan satu positif. Nah yang di rumah ada satu keluarga yang juga terkonfirmasi dari hasil penyelidikan epidemiologi atau tracing ini baru kami kaji apakah memang ada hubungan penularan tidak," urai dia.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 94 pelajar di Kulon Progo terkonfirmasi positif Corona. Temuan itu terdiri dari 55 sampel di tingkat SD, 11 sampel tingkat SMP dan 28 sampel tingkat SMA.

Seluruhnya berstatus orang tanpa gejala dan sekarang sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Dengan temuan ini, Satgas COVID Kulon Progo telah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) selama 15 hari di 19 sekolah, dengan rincian 15 SD, 1 SMP dan 3 SMA. Sedangkan untuk yang dihentikan kelas saja berjumlah 11, yaitu 5 SD, 2 SMP dan 4 SMA.

Program Surveilans PTM sendiri bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya penularan COVID-19 di lingkungan sekolah selama berlangsungnya PTM. Digelar pada 9-17 November, program ini menyasar 2.273 siswa dari 55 sekolah tingkat SD-SMA sederajat.

Simak video 'Pelajar dan Guru Kulon Progo yang Positif Covid-19 Capai 94 Orang':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)