Klarifikasi Bupati Banyumas soal Minta 'Dipanggil KPK Dulu' Sebelum OTT

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 18:14 WIB
Banyumas -

Viral video Bupati Banyumas Achmad Husein meminta KPK memberi tahu kepala daerah lebih dulu jika mau melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Terkait hal itu, Husein mengatakan bahwa video 'dipanggil KPK dulu' sebelum OTT yang viral itu telah dipotong dan tidak seperti alur yang sebenarnya.

Menurut Husein, video tersebut diambil pada saat kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK di Semarang pekan lalu.

"Itu videonya dipotong, di tengah-tengah juga videonya dipotong, bahwa ini harus ada pengembalian uang kerugian negara, saya bicara bisa dua kali lipat, tiga kali lipat, dimiskinkan, itu tidak keluar. Iya dipotong itu. Itu sebetulnya diskusi lalu pendapat atau usulan," kata Husein kepada wartawan, Senin (15/11/2021).

Dia mengatakan saat kegiatan tersebut juga ada Ketua KPK Firli Bahuri. Dalam kegiatan diskusi tersebut memang dilakukan secara tertutup.

"Saat di sana itu tertutup dan Pak Firli juga menyampaikan 'ini tidak ada wartawan ya'," ujar Husein.

Husein menjelaskan, apa yang disampaikannya tidak seperti video yang saat ini beredar dan telah banyak bagian yang dipotong. Husein bersikukuh video itu telah dipotong sehingga disebut jika saat akan di-OTT kemudian tidak jadi.

"Ini yang perlu diklarifikasi, saya itu bukan yang sudah mau masuk OTT kemudian tidak jadi, tapi proses yang panjang ini dilihat, difilter orangnya itu siapa," ucapnya.

Dia menjelaskan maksud pernyataannya itu bukan seperti penafsiran orang, di mana saat mau menangkap akhirnya tidak jadi. Tapi dalam proses panjang sebelum adanya OTT atau saat penyidikan atau sebelum penyidikan itu dapat diingatkan.

"Bukan seperti penafsiran orang, sudah mau nangkep tidak jadi, karena prosesnya panjang, mungkin pada saat penyelidikan atau sebelum penyelidikan, saya tidak paham prosesnya di sana, pasti itu makan waktu," ujarnya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...