Mayat Wanita dengan Kepala Terluka di Muara Sungai Bantul Diautopsi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 12:52 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)
Bantul -

Polisi menyebut mayat wanita yang ditemukan di muara Sungai Opak Kalurahan Parangtritis, Kabupaten Bantul telah menjalani autopsi dan dimakamkan. Polisi membentuk tim gabungan untuk menyelidiki penyebab kematian mayat dengan luka di kepala tersebut.

"Hasilnya (visum) belum keluar, tapi sudah dimakamkan malam tadi," kata pelaksana harian KBO Satreskrim Polres Bantul Iptu Wahyu Tri saat ditemui di Polres Bantul, Selasa (26/10/2021).

Wahyu masih irit bicara ketika ditanya soal dugaan kematian wanita tersebut tidak wajar. Namun, dia menyebut polisi sudah membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus kematian wanita tersebut.

"Kita masih menunggu hasil autopsi, yang jelas sudah dibentuk tim gabungan Polres Bantul yang menyelidikinya," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Kretek AKP Yosephine Iswantari menyebut jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga tadi malam pukul 23.30 WIB. Selanjutnya, kata Yosephine, jenazah langsung dimakamkan pada malam itu juga.

Terkait adanya dugaan jenazah tersebut merupakan korban pembunuhan, Yosephine belum bisa menjelaskannya secara rinci. Menurutnya perlu bukti-bukti untuk menyebut mayat tersebut dibunuh.

"Kita tunggu hasil autopsinya dulu," ucap Yosephine saat dimintai konfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan di timur laguna Pantai Depok, tepatnya sekitar muara Sungai Opak, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul. Saat ditemukan, terdapat luka pada bagian kepala mayat tersebut.

Kapolsek Kretek AKP Yosephine Iswantari menjelaskan, kejadian bermula saat salah seorang nelayan hendak mencari gabus untuk pelampung jaring. Selanjutnya, nelayan tersebut melihat kaki di pinggir Laguna Pantai Depok.

"Kejadiannya Senin pukul 11.30, ditemukan mayat perempuan di muara sungai opak dengan posisi telungkup dan tertumpuk sampah serta enceng gondok," ucapnya saat dihubungi wartawan, Senin (25/10).

Selanjutnya, saksi melaporkan temuan tersebut ke anggota SAR dan berlanjut ke Polsek Kretek. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi penemuan.

"Untuk jenis kelaminnya perempuan, dari hasil identifikasi diketahui identitasnya bernama Mularti warga (Pedukuhan) Gesikan, (Kalurahan) Wijirejo, (Kapanewon) Pandak, (Kabupaten) Bantul," ujarnya.

(ams/sip)