Antisipasi Gempa Beruntun, RSUD Ambarawa Evakuasi Pasien-Dirikan Tenda

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 12:58 WIB
Seismograph with paper in action and earthquake - 3D Rendering
Ilustrasi gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Semarang -

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Kabupaten Semarang, melakukan antisipasi gempa beruntun dengan mengevakuasi pasien ke lantai 1. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang juga mendirikan tenda darurat di sana.

Direktur RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Hasty Wulandari, mengatakan evakuasi dilakukan dengan memindahkan pasien di lantai 3 dan 2 ke lantai 1. Namun ada juga yang dievakuasi ke RS dr Gondo Suwarno (RSGS) yaitu pasien COVID-19.

"Semua pasien lainnya saat Sabtu sore-malam Minggu yang dirawat di lantai 2 dan 3 kita pindah ke lantai 1. Karena yang khusus COVID tidak mungkin kita campur ke lantai 1 jadi kita oper rawat ke RSGS. Hanya 2 pasien yang kita oper ke RSGS," jelas Hasty lewat pesan singkat, Senin (25/10/2021).

Hasty mengatakan evakuasi pasien itu merupakan langkah antisipasi gempa beruntun yang terjadi di Salatiga selama akhir pekan kemarin. Selain itu, BPBD Kabupaten Semarang juga mendirikan tenda namun belum digunakan.

"Hanya sebagai antisipasi saja. (Tenda) Belum digunakan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan tenda darurat didirikan untuk antisipasi. Saat ini sudah ada dua tenda yang didirikan.

"Tenda di RSUD Ambarawa dan Pojoksari," kata Heru.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan hingga pagi tadi tercatat ada 34 gempa sejak Sabtu (23/10) dini hari di Salatiga dan Ambarawa (Kabupaten Semarang). Gempa susulan terjadi pukul 05.05 WIB berkekuatan M 2,5 di 7.275 Lintang Selatan, 110.45196 Bujur Timur atau 8 km barat laut Kota Salatiga, Jateng. Gempa tersebut terjadi di kedalaman 11 km.

"BMKG mencatat terdapat 1 gempa susulan di Ambarawa Salatiga, Sehingga total gempa teranalisa berjumlah 34 event," kata Setyoajie lewat pesan singkat.

(ams/mbr)