Mahasiswi Asal Sulteng Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Sleman

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 12:22 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Sleman -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang mahasiswi salah satu universitas swasta di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya tadi malam. Diduga, korban berusia 20 warga Sulawesi Tengah itu tewas bunuh diri.

"Iya (diduga bunuh diri)," kata Kanit Reskrim Polsek Depok, Iptu Matheus Wiwit, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/1/2021).

Wiwit menjelaskan, korban ditemukan tewas oleh salah seorang temannya yang curiga karena korban tidak bisa dihubungi dan tidak keluar kamar sejak sore. Kemudian, teman korban kembali mengecek kamar korban dan mendapati kondisi kamar kos di Caturtunggal, Depok, Sleman, dalam keadaan gelap.

Karena kondisi tidak seperti biasanya, teman korban mengambil kursi untuk melihat keadaan di dalam kamar melalui ventilasi. Saat itulah dia mendapati korban dalam keadaan tidak sadar.

"Teman korban kemudian menghubungi kakak korban. Mereka kemudian berusaha membuka kamar dan mengecek keadaan korban," katanya.

"Setelah bisa masuk, korban sudah dalam keadaan lemas, tidak sadarkan diri, mulut mengeluarkan busa putih, dan terlentang di lantai. Diduga korban telah meninggal dunia," imbuhnya.

Dugaan bunuh diri semakin kuat setelah kakak korban mendapati racun tikus berada di atas meja kamar korban dan berada di dalam botol air mineral yang telah dipotong.

"Racun tikus yang setelah dicek melalui HP korban dibeli korban melalui aplikasi toko online. Kami juga menemukan gelas plastik yang berisi racun tikus dicampur air, gelas kaca basah yang diduga muntah-muntahan," ungkapnya.

(sip/mbr)