Pengamat Soroti Motif Politis dari Aksi Gibran Sering Bagi-bagi Beras

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 17:11 WIB
Beras berstiker foto Gibran Rakabuming Raka, Solo, Rabu (29/9/2021).
Beras berstiker foto Gibran. (Foto: Bayu Ardi/detikcom)
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kini sering melakukan aksi membagi-bagikan beras. Dia menyebut tindakannya itu menggunakan uang pribadi. Pengamat komunikasi politik UNS, Sri Hastjarjo, meyakini hal itu tak sekedar terdorong kepedulian. Namun ada motif Gibran sedang membangun branding.

Sri Hastjarjo menyampaikan, jika dipandang dari pendekatan pemasaran politik, apa yang dilakukan Gibran tersebut sebagai upaya menjaga konsistensi dan menciptakan sebuah branding bagi Gibran sebagai politikus.

"Kadang orang berpikir pemasaran politik dilakukan pas kampanye saja, menawarkan, mempromosikan, setelah dipilih tidak ada lagi. Padahal kan tidak, prinsip pemasaran politik itu kan bagaimana produk dalam hal ini adalah figur selalu menjadi top of mind," ujarnya kepada detikcom, Rabu (29/9/2021).

Sri membuat pengandaian bahwa sebuah produk tertentu walaupun sudah laris tetap melakukan iklan terus, karena targetnya bukan hanya penjualan, tapi berpikirnya menjadi top of mind.

"Saya pikir itu adalah upaya yang dilakukan oleh setiap politisi, macam-macam berusaha menjadi top of mind dengan menyinyiri masuk di medsos, yang penting trending dan namanya terus diingat," tutur dia.

Terlepas dari Gibran sebagai figur, sambungnya, masyarakat tidak bisa melepaskan sosoknya sebagai politikus. Apa lagi saat ini status Gibran memang merupakan figur politik dan sebagai kepala daerah.

"Ini memang tidak sekadar bisa dimaknai sebagai bentuk kepedulian. Jelas bentuk kepeduliannya kalau betul itu pakai gajinya sendiri, tetap ada makna politisnya untuk menjaga image, agar image-nya dia konsisten terus, " katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

Lihat juga Video: Gibran Ingin Karang Taruna Jadi Wadah Penghasil Wirausaha Muda

[Gambas:Video 20detik]