Cerita Warga Klaten Temukan Arca Setengah Badan, Sosoknya Misterius

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 11:00 WIB
Arca yang ditemukan warga saat menggali pondasi di Klaten, Rabu (29/9/2021).
Arca yang ditemukan warga saat menggali pondasi di Klaten, Rabu (29/9/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Sebuah arca berbentuk setengah badan disimpan warga di Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Arca tersebut ditemukan saat menggali tanah untuk fondasi.

"Arca itu saya temukan saat membangun masjid tahun 1990, saat itu saya pelaksananya. Saat saya menggali pondasi saya temukan arca itu sekitar 1 meter," kata penemu arca, Rusdi (84), saat ditemui detikcom di rumahnya, Rabu (29/9/2021).

Saat melihat arca tersebut, lanjut Rusdi, tanah di bawah arca dia gali sehingga sehingga posisi arca menggantung. Setelah itu dia bersama rekannya mengangkat arca itu.

"Saat saya angkat itu kaki saya kejatuhan sampai kayak mati separuh. Setelah itu saya bawa pulang saya simpan," kata Rusdi yang juga sesepuh dan imam Masjid Al Huda tersebut.

Menurutnya, kondisi arca tersebut masih bagus tetapi ada kerusakan pada bagian mukanya karena terhantam besi penggali. Bentuk arca pun tak utuh, hanya separuh badan.

"Tidak utuh, kayak orang duduk. Hanya seperti potongan saja, tapi tidak ada batu kotak-kotak atau lainnya," ujarnya.

Arca yang ditemukan warga saat menggali pondasi di Klaten, Rabu (29/9/2021).Arca yang ditemukan warga saat menggali pondasi di Klaten, Rabu (29/9/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)

Meskipun tidak ada bebatuan kotak tetapi di sekitar lokasi banyak ditemukan batu gunung. Rusdi mengaku arca itu pernah didatangi orang mau membelinya.

"Dulu ada dari Semarang ke sini, katanya mau dibeli. Tapi dibeli berapapun saya tidak berikan karena saya rawat," ujar Rusdi.

Rusdi mengaku alasannya merawat arca itu sekedar untuk kesenangannya pada benda sejarah. Sebab dirinya sejak kecil suka dengan sejarah.

"Saya itu senang sejarah saja, bukan untuk musyrik atau apa," kata Rusdi.

Terpisah, Pamong Budaya Madya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, Deni Wahju Hidajat, mengaku belum bisa memastikan arca tersebut.

"Bukan arca Siwa itu (fotonya) dari ikonografinya, dewi Durga juga bukan dan itu sepertinya bukan tokoh dewa Hindu. Apalagi sudah ditambal semen, besok kita cek," kata Deni saat dihubungi wartawan hari ini.

Simak juga 'Kisah Arca Joko Dolog yang Gagal ke Negeri Belanda':

[Gambas:Video 20detik]




(rih/sip)