Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Sigar Bencah Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 15:52 WIB
Semarang -

Kecelakaan beruntun di tanjakan Sigar Bencah, Tembalang, Kota Semarang mengakibatkan empat orang tewas. Tiga orang di antaranya merupakan satu keluarga.

Dari data yang diperoleh detikcom, korban meninggal yang merupakan satu keluarga yaitu Nurul Huda (36), istrinya, Erna Puji Rahayu (32), dan Alif Kendra Tama (3 bulan), mereka warga Desa Wado, Kabupaten Blora. Ketiganya mengendarai motor matik Vario bernopol K 2955 GY.

Kemudian seorang korban lainnya yaitu pengendara NMAX bernopol H 5748 BBG bernama Soni Arifianto (41). Soni merupakan warga Meteseh Kota Semarang.

"Salah satunya bayi itu, satu keluarga," kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit di lokasi, Kamis (9/9/2021).

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jateng, Jahja Joel, mengatakan akan segera membayar santunan ke ahli waris sesuai haknya.

"Untuk santunan bagi korban meninggal dunia, sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 16/PMK.010/ 2017 masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta," kata Jahja lewat keterangannya.

Untuk korban luka-luka, Jasa Raharja berkoordinasi dengan fasilitas medis tempat korban dirawat untuk penerbitan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dengan biaya perawatan maksimum Rp 20 juta. Selain itu, Jasa Raharja juga menyediakan tambahan bantuan biaya P3K maksimum Rp1 juta dan bantuan biaya ambulans maksimum sebesar Rp 500 ribu ke masing-masing korban luka.

Untuk diketahui, kecelakaan itu terjadi pukul 10.30 WIB. Kecelakaan itu melibatkan tujuh kendaraan dan berawal dari satu unit truk tangki air yang melaju dari arah atas Sigar Bencah.

Truk bernopol H 1983 AY itu hilang kendali saat jalanan menurun hingga akhirnya menabrak sejumlah kendaraan yang berada di sekitarnya. Di antaranya tiga mobil dari arah yang sama yaitu mobil Brio H 9157 FW, Grand Max K 8933 NY, dan Avanza Nopol H 8973 QY. Kemudian tiga motor dari arah berlawanan yaitu NMAX H 5748 BBG, Vario K 2955 GY, dan NMAX H 3789 BNF.

Ada 4 orang meninggal di lokasi kejadian dan ada beberapa orang luka ringan dibawa ke Puskesmas Rowosari.

(ams/sip)