Jateng Bebas dari PPKM Level 4, Ganjar Ingatkan Jangan Euforia

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 13:52 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Banjarnegara, Senin (6/9/2021).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Banjarnegara, Senin (6/9/2021). Foto: Uje Hartono/detikcom
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku lega karena terlepas dari perpanjangan PPKM level 4. Meski begitu, Ganjar mengingatkan warganya agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) dan tidak euforia dengan penrunan kasus Corona di Jateng.

"Terima kasih, tapi jangan euforia dulu, tetap dijaga semuanya. Kondisi yang makin turun dan makin baik ini mari kita jaga, agar kita sampai ke garis finish dengan aman dan selamat," kata Ganjar di rumah dinasnya, Semarang, Selasa (7/6/2021).

Ganjar menyebut dengan tak adanya PPKM level 4 di Jateng ini, pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) sudah bisa dilakukan. Ganjar pun mengingatkan agar para orang tua sebisa mungkin mengantar anaknya sekolah.

"Sistem transportasi untuk anak-anak juga mesti dijaga. Orang tua saya minta nganter anak-anak. Yang sekolahnya dekat, jalan kaki atau naik sepeda. Pak Polisi saya mohon maaf, banyak anak SMA yang naik motor tapi tidak punya SIM, mungkin sementara bisa diizinkan. Tapi kalau orang tuanya lebih arif, sebaiknya diantar," ujarnya.

Ganjar pun mempersilakan jika ada aparatur sipil negara (ASN) yang ingin mengantar jemput anaknya, setelah itu kembali bekerja.

"Silakan kalau dia ASN saya izinkan, karena ini hanya sebentar," tuturnya.

Ganjar minta objek wisata diuji coba buka

Ganjar juga meminta pengelola untuk melakukan uji coba pembukaan objek wisata. Dia pun mengingatkan agar jangan ada kecerobohan yang berpotensi meningkatkan kasus Corona di Jateng.

"Pemda saya minta berjaga, dibantu TNI/Polri. Pengelola pariwisata juga saya minta tanggungjawabnya, kalau nggak siap jangan. Kalau mau buka, harus uji coba dulu dan lapor. Jangan sampai ceroboh, karena bisa bahaya," ujarnya.

Ganjar juga mengingatkan agar masyarakat tetap taat prokes. Hal ini demi mencegah munculnya varian baru Corona yaitu varian Mu.

"Awas tren baru, ada varian Mu. Kita harus antisipasi. Maka kami sudah membeli alat tes whole genome sequencing untuk melakukan kontrol. Beberapa daerah sudah kami ambil sampel untuk mengecek apakah ada varian baru yang masuk Jateng atau tidak. So far sampai saat ini belum ada," katanya.

Untuk diketahui, perpanjangan PPKM level 2-3 ini diatur dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 39 tahun 2021.

Selengkapnya daftar kabupaten/kota di Jateng beserta levelnya...