500 Anak di Bantul Kehilangan Orang Tua Akibat Corona

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 16:49 WIB
Makna Episenter Pandemi yang Kini Disematkan ke Indonesia
Ilustrasi kasus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Bantul -

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat saat ini ada 500 anak di wilayahnya yang kehilangan orang tua akibat terpapar virus Corona atau COVID-19. Jumlah itu masih bisa bertambah karena data terus bergerak.

"Ada sekitar 500 (data anak yang orang tuanya meninggal terpapar COVID-19) sejauh ini yang sudah masuk ke kami," kata Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Bantul Anwar Nur Fahrudin saat dihubungi wartawan, Selasa (31/8/2021).

Anwar mengaku jumlah itu kemungkinan bertambah. Karena dari 17 kapanewon atau kecamatan di Bantul, belum semuanya mengumpulkan data terkait anak yang orang tuanya meninggal terpapar COVID-19.

"Sampai kemarin baru 9 kapanewon yang telah mengumpulkan data," ujarnya.

Anwar menyebut pendataan harus menyesuaikan format laporan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sehingga belum semua kapanewon melaporkan datanya.

"Sebenarnya tidak banyak kendala. Hanya saja mereka yang belum mengumpulkan karena masalah format saja. Karena kan harus menyesuaikan format dari Kemensos," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko meminta Pemkab Bantul segera merampungkan pendataan terkait anak-anak yang orang tuanya meninggal terpapar COVID-19.

"Kami belum dapat data dari dinas bersangkutan. Padahal data ini penting sebagai dasar untuk pemberian bantuan," kata Enggar.

(rih/sip)