Corona Jahat! 26 Ibu Hamil di Klaten Meninggal Gegara COVID

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 17:39 WIB
Corona Virus test report Stock Image, Test tube
Ilustrasi COVID (Foto: Getty Images/iStockphoto/Richard Maguluko)
Klaten -

Pemkab Klaten mencatat 39 ibu hamil meninggal hingga Agustus 2021 ini. Sebanyak 26 ibu hamil di antaranya meninggal karena terpapar virus Corona atau COVID-19.

"Total kematian ibu hamil sampai Agustus tahun ini ada 39 orang. Yang COVID ada 26 orang dan lainnya karena jantung, diabet dan penyakit lain," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Klaten, Tuti Nur Hariyanti, saat ditemui di kantor Pemkab Klaten, Rabu (18/8/2021).

Tuti menyebut selama tahun 2021 ini, banyak laporan kasus ibu hamil terpapar Corona. Dia mencatat puncak kasus terjadi pada Juli lalu.

"Puncaknya itu pada bulan Juli mencapai 159 orang tapi sampai pertengahan Agustus menurun ini hanya 27 kasus. Mereka kebanyakan isoman," jelas Tuti.

Tuti menyebut banyak ibu hamil yang menjalani isolasi mandiri (isoman). Dengan alasan dekat lebih dekat dengan keluarganya.

"Pertimbangan psikis, tapi kalau situasi memungkinkan kita bawa ke RS ya kita bawa. Tapi ada pemantauan oleh bidan desa," papar Tuti.

Dia menerangkan sejumlah alasan ibu hamil bisa terpapar Corona karena mobilitas masih tinggi. Selain itu, ada juga kasus tertular dari suaminya.

"Bisa karena masih mobilitas atau suami juga masih mobilitas. Terpapar COVID itu ada yang di masa kehamilan, atau persalinan," lanjut Tuti.

Dia menerangkan kasus ibu hamil meninggal itu bersama dengan janinnya. Dia menyebut dari laporan, ada satu kasus ibu meninggal saat bersalin, namun belum diketahui kondisi sang bayi.

"Yang saat persalinan ada satu tapi apakah sama bayi atau tidak belum ada laporan. Tapi kebanyakan yang meninggal itu di rumah," terangnya.

Berkaca dari kasus ini, pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan pencanangan vaksinasi ibu hamil pada Kamis (19/8) besok. Target sasaran yakni 4.000 ibu hamil.

"Kita besok canangkan vaksinasi ibu hamil di Klaten Tengah. Tahap pertama 2.000 dulu sisanya kemudian dengan total 4.000 ibu hamil," tambah Tuti.

Diwawancara terpisah, Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo mengatakan pihaknya hari ini mulai menggelar vaksinasi buruh. Target awal 1.000 orang buruh bakal divaksinasi.

"Sasaran awal 1.000 orang kalangan buruh. Hari ini vaksin kedua untuk 3.000 orang juga mulai dilaksanakan di Mapolres," ungkap Eko di kompleks Pemkab Klaten.

(ams/sip)