Ini 15 Daerah PPKM Level 4 di Jateng hingga 23 Agustus, Solo Masih Termasuk

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 08:41 WIB
Poster
(Foto: Edi Wahyono)
Semarang -

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sudah mengumumkan soal perpanjangan PPKM. Di Jawa Tengah, ada 20 daerah masuk level 3 dan ada 15 daerah masuk level 4.

"Maka PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai 23 Agustus," kata Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam paparan media yang digelar virtual, Senin (16/8).

Berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 34 tahun 2021, berikut daerah di Jawa Tengah yang menerapkan PPKM level 3 dan 4:

Level 3:
Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Magelang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kota Pekalongan.

Level 4:
Kabupaten Boyolali, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta (Solo), Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Blora.

Diberitakan sebelumnya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut kondisi Jateng terkait pandemi COVID-19 mulai membaik. Dari data indikator epidemologis, hanya 3 daerah dari 35 Kabupaten Kota yang masih merah.

Ia menjelaskan soal zonasi kasus COVID-19. Saat ini Klaten, Cilacap, Banyumas dan Temanggung yang kenaikannya cukup tinggi. Jika dilihat tingkat kabupaten Kota, Ganjar menyebut tidak ada lagi zona merah, namun untuk cakupan lebih detail yaitu kecematan ada kelurahan, masih ditemukan zona merah.

"Kalau kita pakai asessment level, hanya ada satu daerah yang merah yakni Kota Magelang. Lainnya sudah orange bahkan ada yang kuning yakni Demak. Kalau kita pakai data kita, indikator epidemologis, belum ada yang kuning, orange semuanya. Yang merah hanya Wonogiri, Kabupaten Magelang dan Banyumas masih merah. Kecamatannya hanya sedikit, kalau dilihat perdesa sudah banyak yang hijau," kata Ganjar di rumah dinasnya, Senin (16/8).

Meski demikian Ganjar meminta agar masyarakat tidak lengah karena pandemi masih ada. "Kita harus tetap waspada ya," tegasnya.

(alg/mbr)