Anak SD yang Beli HP Pakai Uang Receh Demi Sekolah Daring Dapat Bantuan

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 20:44 WIB
Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang di rumah dua bocah yang beli HP dari uang celengan, Kamis (12/8/2021).
Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang di rumah dua bocah yang beli HP dari uang celengan, Kamis (12/8/2021). (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Kabupaten Magelang -

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memberikan apresiasi terhadap dua siswa SD warga Dusun Ngadiwongso, Salaman. Apresiasi tersebut diberikan atas semangat menabung dan uang menabung digunakan membeli handphone (HP) untuk sekolah online atau daring.

"Ya sekadar motivasi saja, jangan dilihat jumlahnya, tapi sekali lagi ini saking apresiasinya kami sangat bangga. Bersyukur ada di antara anak-anak Kabupaten Magelang yang punya niat, iktikad menabung sejak dini, sebelum masuk SD, sejak TK ini sudah gemar menabung. Lha ini luar biasa tidak hanya sebuah lagu 'Mari Menabung', tapi betul-betul dilakukan secara riil," kata Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang Aziz Amin Mujahidin kepada wartawan di sela-sela mengunjungi rumah dua anak warga Ngadiwongso, Kecamatan Salaman, Kamis (12/8/2021).

Kedatangannya tersebut untuk memberikan apresiasi dengan memberikan uang tabungan bagi Ahmad Fardan Azzmi, siswa kelas 3 SD dan adiknya, Sofia Ghoyatun Nafisah, siswi kelas 1 SD. Kedua siswa ini yang rela membuka uang celengan demi membeli handphone untuk sekolah daring.

"Kita sangat mengapresiasi kepada anak-anak peserta didik apalagi Mbak Sofia dan kakaknya masih usia kecil, masih usia dini punyai niat, punya mindset, pola pikir bahwa menabung itu sangat bermanfaat memenuhi kebutuhan terutama kebutuhan belajar," ujar Aziz.

Aziz mengaku sangat trenyuh melihat video membeli handphone untuk sekolah daring dari hasil menabung. Semangat menabung yang dilakukan tersebut bisa menjadi motivasi maupun menginspirasi anak-anak lainnya di Kabupaten Magelang.

"Saya melihat videonya sangat trenyuh, termotivasi di era pandemi COVID-19 yang notabene banyak sekali kebutuhan ekonomi, tapi bisa mengatasi masalah karena menabung. Kakak adik ini punya kerukunan, kekompakan saling support, kakaknya walaupun lebih banyak (uang tabungan) diberikan ke adiknya. Semangat memberi, semangat berkorban ini juga harus ditanamkan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan uang tabungan sebesar Rp 2 juta. Uang tersebut diberikan kepada Fardan dan Sofia. Kemudian, oleh kedua anak ini langsung dimasukkan dalam celengan.

"Itu jangan dilihat nilainya, bagi kami nilai itu sangat kecil dengan iktikad niat belajar itu, tapi kami nggak bisa menghargai iktikad niat anak ini. Mindset anak yang seperti itu di usia yang kecil, menghargai pola pikir anak-anak sekecil itu sudah mempunyai iktikad untuk menabung," katanya.

Sementara itu, orang tua Fardan dan Sofia, Musokhib, menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang. Uang yang diberikan tersebut langsung ditabung.

"Ya tadi (uang) sudah langsung dimasukkan celengan. Ya belum ada rencana mau buat apa-apa langsung ditabung. Mungkin nanti yang pasti buat keperluan sekolah," kata Musokhib.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak juga 'Setahun Pandemi, SD Di Solo Masih Pakai HT untuk Belajar':

[Gambas:Video 20detik]