Kota Tegal Zona Oranye tapi Terapkan PPKM Level 4, Ini Alasannya

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 16:31 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kota Tegal -

Kota Tegal, Jawa Tengah kini berada di zona oranye penyebaran virus Corona atau COVID-19. Namun, Kota Tegal masih menerapkan PPKM level 4. Apa alasannya?

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari, menjelaskan semua indikator kasus Corona di Kota Tegal sudah mengalami penurunan. Hanya saja, angka kematian masih di atas angka 15 orang per 100.000 penduduk per minggu.

"Kita sudah masuk zona oranye. Semua (bed occupancy rate) BOR di rumah sakit maupun di tempat isolasi terpusat sudah turun. Cuma angka kematian yang masih di atas 15 orang," terang Primawati kepada wartawan usai meninjau pelaksanaan vaksinasi nelayan, Selasa (10/8/2021).

Primawati menyebut angka kematian di Kota Tegal pada 3-9 Agustus ini berada di angka 20 orang. Sementara pada pekan sebelumnya, yakni pada 27 Juli-2 Agustus sebanyak 22 orang. Melihat kasus kematian ini, Kota Tegal masih menerapkan PPKM level 4 meski zona oranye.

"Sebenarnya angka kematian turun tapi masih di atas 15 orang. Terakhir 20 orang dan pekan sebelumnya 22 orang. Jadi meski sudah bukan zona merah tetap memberlakukan PPKM level 4," lanjut Primawati.

Semenjak diterapkan PPKM level 4, Primawati menyebut terjadi penurunan BOR di semua rumah sakit rujukan Corona di Kota Tegal. Untuk BOR ruang inap Corona di Kota Tegal saat ini terisi sebanyak 20,28 persen, sedangkan bed ICU terisi 36 persen, dan bed isolasi terpusat terisi 24,32 persen.

"Kalau soal BOR kita sudah turun cuma angka kematian saja yang masih tinggi," terang Primawati.

Dari data Dinkes Kota Tegal per Senin (9/8), berikut data BOR RS Rujukan COVID:

RSUD Kardinah: tersedia 12 bed ICU terisi 45,45 persen, dan 240 bed ruang inap terisi 10 persen

RSI Harapan Anda: tersedia 67 bed isolasi terisi 24,61 persen, dan 10 bed ICU terisi 100 persen.

RS Mitra Keluarga: tersedia 3 bed ICU terisi 100 persen, dan 46 bed ruang isolasi terisi 59,18 persen.

(ams/sip)