Terpopuler Sepekan

Heboh Belasan Camat Kumpul Karaoke Tanpa Masker di Kabupaten Tegal

Imam Suripto - detikNews
Minggu, 08 Agu 2021 10:50 WIB
Kumpul-kumpul camat di Kabupaten Tegal tanpa masker dan prokes. Bahkan salah seorang di antaranya bernyanyi tanpa masker
15 camat di Kabupaten Tegal kumpul-kumpul tanpa masker dan karaoke. (Foto: Istimewa)
Kabupaten Tegal -

Sebanyak 15 orang camat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, diadukan karena diduga melanggar protokol kesehatan. Mereka dilaporkan karena berkumpul tanpa masker dan karaoke di masa pandemi COVID-19.

Dari aduan masyarakat ini polisi turun tangan. Empat orang camat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dipanggil Polres Tegal untuk dimintai keterangan.

Mereka dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Tegal, Senin (2/8) kemarin. Keempat camat yang diperiksa adalah Camat Lebaksiu, Ahmad Domiri; Camat Tarub, Sumiyati; Camat Bumijawa, Susworo dan Camat Slawi, Wuryanto. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di beberapa ruangan unit Satreskrim Polres Tegal.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Ditya mengatakan, keempat camat dimintai keterangan sebagai saksi dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Kecamatan Slawi.

"Pemanggilan untuk dimintai keterangan tentang dugaan protokol kesehatan yang terjadi di Kecamatan Slawi," kata Dewa saat dihubungi, Selasa (3/8/2021).

Soal dugaan pelanggaran tersebut, Dewa mengatakan hal itu berdasar pengaduan warga. Polisi juga memiliki lampiran foto-foto tanpa masker dan menggambarkan salah satu dari mereka bernyanyi.

"Setelah kami pelajari pengaduan masyarakat, terdapat lampiran foto yang menunjukkan foto-foto tanpa menggunakan masker, dan menggambarkan salah satu yang difoto tersebut bernyanyi tanpa menggunakan masker," jelas Dewa.

Dewa menerangkan, pemeriksaan awal terhadap empat camat bertujuan untuk menggambarkan secara utuh kronologi yang terjadi.

"Bila dipandang perlu, kami akan melakukan pemeriksaan yang terdapat di dalam foto selain yang di luar empat orang yang sudah dimintai keterangan," kata Dewa.

Ditanya tentang pasal yang akan diterapkan jika para camat terbukti melanggar protokol kesehatan, Dewa mengatakan, pihak masih melakukan penyelidikan karena kejadiannya tidak tertangkap tangan oleh petugas.

"Kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui gambaran secara umum apa saja yang terjadi pada hari H dam jam tersebut," tandasnya.

Dewa mengungkapkan, kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan ini diadukan oleh seorang warga.

"Diadukan kepada kami, Satreskrim Polres Tegal pada hari Kamis, 29 Juli 2021," ungkap Dewa.

Terkait kejadian ini, Ketua Paguyuban Camat Kabupaten Tegal, Muhamad Domiri, secara terbuka meminta maaf. Soal hukum, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada kepolisian yang menanganinya.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak juga Video: Tempat Karaoke di Palabuhanratu Digerebek Gegara Langgar PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]