Buruh Brebes Ramai-ramai Datangi Pendopo Bupati, Ada Apa?

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 15:56 WIB
Belasan perwakilan buruh mendatangi Pendopo Bupati Brebes untuk audiensi, Kamis (5/8/2021)
Belasan perwakilan buruh mendatangi Pendopo Bupati Brebes untuk audiensi, Kamis (5/8/2021) Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes -

Belasan perwakilan buruh di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendatangi Pendopo Bupati. Mereka minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk membantu kaum buruh yang terpapar virus Corona atau COVID-19.

Kedatangan para buruh ini menuju pendopo mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Brebes. Setiba di pendopo, mereka langsung audiensi dengan Bupati Idza Priyanti.

Ketua Aliansi Serikat Kabupaten Brebes, Iwan, mengatakan selama ini buruh yang positif COVID-19 belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Buruh yang terkonfirmasi positif kategori orang tanpa gejala (OTG), selama ini hanya diminta melakukan isoman di rumah masing-masing.

"Selama ini buruh yang terjangkit virus Corona hanya diminta isoman di rumah. Ini dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru. Kami minta agar buruh mendapat perhatian juga dari pemerintah daerah, termasuk menyangkut tempat isoman," kata Iwan usai audiensi di Pendopo Bupati Brebes, Kamis (5/8/2021).

Perwakilan buruh juga meminta Pemkab Brebes memfasilitasi agar perusahaan tempat mereka bekerja menyediakan tempat yang layak untuk menjalani isolasi.

"Kami minta pemkab menjembatani perusahaan agar disediakan tempat isolasi untuk buruh yang positif, atau bisa juga pemkab menyediakan tempat isoman," terang dia.

Mereka juga meminta selain disediakan tempat menjalani isolasi terpusat, para buruh juga diberi bantuan makanan maupun obat-obatan, dan vitamin.

Belasan perwakilan buruh mendatangi Pendopo Bupati Brebes untuk audiensi, Kamis (5/8/2021)Belasan perwakilan buruh mendatangi Pendopo Bupati Brebes untuk audiensi, Kamis (5/8/2021) Foto: Imam Suripto/detikcom

Mendengar permintaan perwakilan buruh ini, Bupati Idza menjelaskan pihaknya sudah menyediakan tempat isolasi terpusat. Namun, Idza menerangkan tempat efektif menjalani isolasi terpusat dekat di daerah mereka tinggal.

"Tempat isolasi yang paling efektif itu di desa. Masing-masing pemerintah desa sudah menyediakan tempat isoman," kata Idza.

Terkait obat dan vitamin untuk buruh isoman, Idza berjanji akan menyediakan secara gratis. Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan perusahaan agar buruh isoman mendapatkan perhatian dari perusahaan maupun pemerintah.

"Sekali lagi, bantuan dari dana desa yang 8 persen, dari perusahaan, dan dari pemerintah daerah itu ikut memperhatikan," pungkasnya.

(ams/rih)