Ayah Pemosting Tukar Sepatu dengan Sekotak Susu Diangkat Jadi Linmas

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 16:07 WIB
Linmas Ciamis Kawal Pemilu
Ilustrasi linmas (Foto: Dadang Hermansyah)
Solo -

Masih ingat dengan kisah Ari Prasetyo (39) yang viral karena menawarkan sepatu bekas untuk ditukar dengan sekotak susu untuk anaknya? Kabar terkini Ari diangkat menjadi linmas di Kelurahan Sondakan, Laweyan, Solo.

"Karena viral itu jadi tahu permasalahan keluarganya, dan kebetulan kelurahan membutuhkan Linmas. Kemarin butuh empat sudah dapat tiga, kurang satu dan kita tawarkan kepada saudara Ari," ujar Lurah Sondakan, Prasetyo Utomo, kepada detikcom, Rabu (4/8/2021).

Ari yang merupakan lulusan pendidikan Bahasa Inggris itu kini bekerja dengan sistem shift bersama 14 linmas lainnya. Prasetyo menyebut sebelum memutuskan menunjuk Ari, pihaknya mengaku sempat minta izin dan mendapat persetujuan dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

"Spek sudah masuk, dia lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara kita membantu untuk pegangan, selama ini Ari bekerja sebagai cleaning service di daerah Gawok," tuturnya.

Prasetyo menerangkan Ari diangkat menjadi Linmas Kelurahan Sondakan per Senin (2/8) lalu. Menurutnya Ari sudah bisa langsung beradaptasi dengan tugas barunya.

"Senin sudah masuk tapi karena belum berseragam dia tugas melakukan pengawasan dulu, baru Selasa pakai seragam. Dia langsung bisa beradaptasi dengan lingkungan, karena memang sudah saling kenal," ucapnya.

Prasetyo menambahkan, dengan spesifikasi pendidikan Bahasa Inggris tidak menutup kemungkinan Ari akan diberdayakan sebagai linmas wisata. Mengingat, kawasan Sondakan juga sebagai salah satu destinasi wisata di Solo.

"Spesifikasinya memang berbeda, kalau kompetensinya nanti masuk ya kita pakai sebagai linmas wisata dan Sondakan kan juga destinasi wisata batik," terang dia.

Saat akan dimintai keterangan, Ari menolak. Dia beralasan keluarganya keberatan untuk melayani wawancara.

"Maaf keluarga saya keberatan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ari sempat memposting tawaran sepatu untuk ditukar dengan sekotak susu satu kilogram. Unggahan itu dia posting di 'Info Cegatan Solo dan sekitarnya' itu pun menuai banyak respons dari netizen.

Kala itu kepada detikcom, Ari menceritakan awal mula dirinya nekat memposting tukar sepatu dengan sekotak susu 1 kilogram itu.

"Kemarin itu saya bingung nggak punya uang. Keluarga, saudara, teman belum bisa bantu karena keadaan juga lagi sulit. Dan susu anak saya lagi habis, anak saya makannya susah, asupan gizinya 80% dari susu," kata Ari, Sabtu (31/7).

Pria yang bekerja sebagai cleaning service di sebuah perusahaan di Solo itu mengaku tidak punya lagi uang untuk membeli susu sang anak yang berusia 2 tahun. Dan pilihan terakhir, dia harus menjual benda yang dimilikinya agar anaknya bisa minum susu.

"Sepatu yang mau saya tukar ukuran 41, itu baru saya pakai sekali buat jagong," ucapnya.

Ari tidak menyangka jika unggahannya tersebut menarik perhatian masyarakat. Tidak lama kemudian, sejumlah bantuan datang, di antaranya dari Polresta Solo, Polsek Laweyan, dan sejumlah warga lainnya. Merasa cukup, Ari pun menolak dengan halus bantuan yang diberikan kepadanya dan mengucapkan terima kasih.

(ams/mbr)