Ganjar Akui Sudah Ada Kajian soal Semarang-Pekalongan Akan Tenggelam

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 13:10 WIB
Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Solo -

Pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkap prediksi tiga daerah di Jawa Tengah, yakni Semarang, Demak dan Pekalongan akan tenggelam karena terus mengalami penurunan tanah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut hal tersebut sudah dikaji oleh Pemprov Jateng.

"Kajiannya sudah ada," kata Ganjar usai meninjau isolasi terpusat di SDN Cemara Dua, Solo, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, hal yang harus dilakukan ialah bersama-sama menjaga lingkungan. Sementara pemerintah harus disiplin dalam memberikan izin penggunaan lahan sesuai fungsinya.

"Akan tenggelam kalau semua tidak menjaga lingkungan, maka tata ruang harus dikendalikan, penanaman dilakukan. Sehingga kalau kita mau memanfaatkan ruang itu harus betul-betul disiplin," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyinggung soal potensi tenggelamnya Jakarta. Ketua Lembaga Riset Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Heri Andreas mengamini ucapan Biden tersebut, tapi mengaku lebih khawatir dengan potensi tenggelamnya Kota Pekalongan, Semarang dan wilayah Pesisir Demak.

Menurut Heri, yang juga menjabat sebagai Ketua Lab Geodesi ITB, pembangunan tanggul dan penataan pesisir bisa menjadi salah satu upaya untuk mencegah Jakarta tenggelam.

"Jadi (ucapan Biden itu) bisa diprediksi iya. Tetapi terbukti tidaknya ya belum tentu terbukti. Karena di tengah jalan pasti ada upaya intervensi yg dilakukan, contohnya membangun tanggul pantai dan laut, lalu mengurangi laju penurunan tanah dengan substitusi air Tanah dengan pipanisasi," ujar Heri kepada detikcom, Senin (2/8).

Saat ini, kata Heri, justru wilayah yang berada di Pekalongan, Semarang dan Pesisir Demak yang mengalami laju penurunan tanah yang mengkhawatirkan. Lembaga Riset IA-ITB pun, dikatakannya, kini lebih memprioritaskan risetnya pada daerah-daerah tersebut.

"Area-area yang berada di bawah laut lebih luas dari Jakarta. Dalam 10 tahun ke depan jika tidak ada upaya manajemen risiko yang baik, maka prediksi tenggelamnya wilayah-wilayah ini akan lebih pasti dibandingkan Jakarta," ujarnya.

Heri menjelaskan di Indonesia saat ini terdapat 112 Kabupaten/Kota yang mempunyai risiko untuk tenggelam. Potensinya sudah jelas dari data-data pengukuran.

"Belumlah terlambat untuk mencegah tenggelamnya wilayah-wilayah ini termasuk Jakarta," ucap Heri.

Tonton Video: Pemprov DKI Diminta Buktikan Omongan Biden soal 'Jakarta Tenggelam'

[Gambas:Video 20detik]




(sip/mbr)