Hamil 7 Bulan, Perawat RSUD Bung Karno Solo Meninggal Kena Corona

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 20:38 WIB
Poster
Ilustrasi kematian kasus COVID (Foto: Edi Wahyono)
Solo -

Seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja sebagai perawat di RSUD Bung Karno (RSBK) Solo meninggal dunia usai terpapar virus Corona atau COVID-19 hari ini. Wanita bernama Diyah Ayu Kusumasari itu wafat bersama janinnya yang berusia 31 minggu atau sekitar 7 bulan.

Kasi Keperawatan RSBK Solo, Suharmanto, mengatakan perempuan 25 tahun itu memang dahulu bertugas menangani pasien COVID-19. Namun semenjak hamil, yang bersangkutan ditugaskan di bagian rawat inap non-Corona.

"Beliau itu perawat dulu pernah bertugas di ICU sebelum ada COVID, dia juga pernah di IGD. Saat COVID pernah di isolasi lantai 4, dan terakhir beliau bertugas di lantai 5 ruang rawat inap biasa," kata Suharmanto saat dihubungi wartawan, Minggu (1/8/2021).

Warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, itu pertama kali dirawat pada Sabtu, 24 Juli 2021 di RSBK. Dua hari berikutnya, dia dirujuk ke RSUD dr Moewardi karena mengalami sesak napas.

"Selain itu pasien juga membutuhkan perawatan di ICU, dan di RSBK pada saat itu tempat tidur di ICU juga penuh. Beliau sudah mendapatkan plasma konvalesen juga," ujar Suharmanto.

Dia enggan menduga-duga sumber penularan virus hingga perawat itu terinfeksi COVID-19. Sebab saat ini penularan virus Corona sudah menyebar sangat cepat di berbagai tempat.

"Terpaparnya di mana kita nggak tahu, bisa di mana saja. Sebenarnya kami PPPI-nya (pengendalian pencegahan penyakit infeksi) aman dan APD (alat pelindung diri) kami save, jalur kami jalur COVID, jalur non-COVID, dari IGD sampai ICU rawat inap," ujar dia.

Suharmanto mengatakan kasus ini merupakan pertama kalinya perawat meninggal dunia karena COVID-19 di RSBK. Menurutnya, kondisi hamil menjadi penyebab perawat itu rentan terinfeksi virus.

"Karena sekarang hamil itu juga termasuk komorbid. Jadi dia COVID plus hamil, sehingga rentan sekali," tutupnya.

(bai/ams)