Viral Pisah Sambut Kapolres Rembang Langgar PPKM, Ini Kata Polda Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 15:24 WIB
Rembang -

Video pisah sambut kapolres baru di Pendopo Kabupaten Rembang disebut melanggar batas waktu PPKM level 4 viral di media sosial. Polda Jawa Tengah pun mengimbau agar masyarakat melakukan kroscek sebelum menyebarkan informasi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan video viral yang menyebut ada hajatan di Pendopo Museum RA Kartini tidak benar. Ia menjelaskan acara tersebut merupakan perkenalan Kapolres baru sekaligus berpamitan dengan Kapolres lama.

"Ada juga penjelasan Bupati Rembang tentang perkembangan penanganan COVID-19 di wilayah Rembang," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021).

Iqbal menjelaskan yang hadir dalam acara tersebut hanya 12 orang. Selain itu menurutnya, tidak ada hiburan maupun jamuan makan.

"Dalam kegiatan tersebut diundang hanya 12 orang tanpa hiburan dan tanpa makan. Adapun latar belakang lampu dan dekorasi adalah dalam rangka HUT Kabupaten Rembang 27 Juli 2021. Setelah acara selesai, kapolres langsung kembali ke Mapolres," ujarnya.

Iqbal pun mengaku menyayangkan beredarnya kabar heboh yang viral soal acara tersebut. Iqbal berharap masyarakat bijak dalam menyebarkan informasi dengan melakukan kroscek terlebih dahulu.

"Saya meminta kepada masyarakat dan juga semua pihak, supaya jangan langsung percaya dengan informasi yang beredar sekarang ini, lakukan cek dan ricek terlebih dahulu, jangan langsung percaya begitu saja," jelas Iqbal.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, kata Iqbal, sudah menyampaikan kepada semua jajaran dan kapolres baru serta lama, untuk tidak melakukan perayaan apapun saat sertijab di wilayah masing masing.

"Kapolda Jateng juga sudah menekankan kepada semua Kapolres di jajaran Polda Jateng agar tidak melaksanakan pesta ataupun, cukup acara pisah sambut bagi Kapolres yang baru saja di sertijab kemarin," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubag Humas Polres Rembang Iptu Ngaenul Mujib mengatakan, acara pisah sambut Kapolres Rembang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Rembang digelar di pendopo museum RA Kartini, Rabu (28/7) semalam. Dia menyebut acara itu mulai setelah isya sampai pukul 22.30 WIB. Namun belakangan dia meralat pernyataan tersebut dan memastikan acaranya bubar pukul 20.30 WIB.

"Iya semalam, di pendopo acara pisah sambut. Yang mengadakan Pemda, terus kita yang dari Polres, (kapolres) baru dan lama datang. Semalam kalau gak salah mulai setelah isya sampai 22.30 WIB," kata Mujib, Kamis (29/7) pagi.

Namun Kamis siang, Mujib meralat pernyataannya. "Acara selesai jam 8 malam, kemudian ada molor sedikit sampai 20.30 WIB. Mungkin saat bubarnya yang terlihat molor sampai jam 20.30 WIB jadi tidak jam 22.30 WIB. Tolong untuk direvisi (pernyataan sebelumnya)," kata Mujib kepada detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (29/7) siang.

Sementara itu, Kabag Prokompim Setda Rembang, Arief Dwi Sulistya menjelaskan, acara tersebut merupakan tradisi adat di Rembang ketika terjadi pergantian pejabat Kapolres Rembang. Dia menyebut tamu undangan sejumlah 20 orang terdiri dari forkopimda 9 orang dan ditambah sekda beserta istri.

"Kemudian acara itu memang sedikit molor, di jam sekitar 20.20 WIB selesai. Memang kemudian, karena pulangnya bergiliran, menjadi sepertinya seolah-olah masih ada kegiatan di situ padahal sudah selesai. Karena masih ada aktivitas untuk pembersihan meja, perlengkapan," terang Arief melalui sambungan telepon, Kamis (29/7).

(ams/mbr)