Waspada! Pelaku Gendam Modus Beri Bansos Gentayangan di Gunungkidul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 15:13 WIB
Ilustrasi Penipuan
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Gunungkidul -

Pelaku gendam dengan modus memberi bantuan sosial (bansos) gentayangan di Kabupaten Gunungkidul, DIY. Lima orang lansia dilaporkan menjadi korban aksi gendam.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi menjelaskan bahwa salah satu TKP aksi gendam tersebut berada di Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen hari Minggu (25/7/2021). Saat itu seorang lansia berusia 70 tahun didatangi seseorang yang mengaku petugas dari kapanewon dan akan memberikan bansos sembako dari pemerintah.

"Selanjutnya pelaku minta data diri hingga daftar kekayaannya korban dengan alasan pendataan," kata Wahyudi saat dihubungi wartawan, Selasa (27/7/2021).

Korban sama sekali tidak curiga dan menuruti semua kemauan pelaku. Hingga akhirnya korban kehilangan emas miliknya dan pelaku sudah tidak ada di rumahnya.

"Korban hanya nurut hingga tersadar emas yang dimiliki raib dibawa oleh pelaku. Akibat peristiwa ini korban kehilangan emas yang nilainya hampir mencapai Rp 8 juta," ujarnya.

Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Playen. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan ternyata banyak ditemui kasus yang sama di beberapa kapanewon di Gunungkidul.

"Saat ini pelakunya sedang kami buru, karena tindak pidana gendam tidak hanya terjadi di Playen saja. Karena di kapanewon lain juga terjadi kasus yang sama," katanya.

Berkaca dari kejadian tersebut, polisi meminta kepada masyarakat agar waspada terhadap orang yang tidak dikenal dan tiba-tiba datang ke rumah. Selain itu, jika ada yang mengaku-ngaku ingin memberikan bantuan agar segera melaporkannya ke RT, RW atau dukuh setempat untuk memastikannya.

"Kepada masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati terkait dengan modus penipuan, khususnya praktik gendam yang sedang marak. Kalau ada yang menawarkan bantuan tanpa didampingi RT atau pamong kalurahan sebaiknya jangan diterima," ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan bahwa selain di Kalurahan Ngawu, Playen, ada tiga kejadian serupa pada pertengahan hingga akhir bulan Juli ini.

Yakni di Kalurahan Duwet, Wonosari, pada Senin (19/7/2021), di Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, pada Rabu (21/7/2021), dan di Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo, pada Jumat (23/7/2021).

"Jadi ada empat kejadian praktik gendam dengan jumlah korban lima orang lansia. Untuk kerugian kelima korban itu mencapai belasan juta rupiah," ucapnya.

"Yang jelas saat ini polisi tengah memburu pelaku. Dan untuk para korban gendam sudah diberi bantuan paket sembako dari Kapolres Gunungkidul," lanjut Suryanto.

(rih/mbr)