Begini Perubahan Pola Penyekatan di Klaten Saat Perpanjangan PPKM Level 4

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 11:10 WIB
Alun-alun Klaten
Alun-alun Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Perpanjangan PPKM Level 4 di Klaten tetap dilanjutkan tetapi dengan kelonggaran. Kawasan alun-alun Klaten dibuka untuk umum dan pedagang.

"Penyekatan jalan tetap tapi yang alun-alun pedagang mulai boleh berdagang dengan jam sesuai instruksi pemerintah sampai pukul 20.00 WIB," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Supriyono pada wartawan di Pemkab, Selasa (27/7/2021) pagi.

Dikatakan Supriyono, pedagang di alun -alun sebelumnya tidak diijinkan berdagang. Tapi mulai Senin diijinkan untuk berdagang dan sekat kanan kiri akan dilonggarkan.

"Nanti sekat kanan kiri tidak kita hilangkan tapi kita longgarkan. Pelonggaran hanya untuk pedagangnya bisa berjualan," kata Supriyanti.

Meskipun khusus alun -alun ada kelonggaran, lanjut Supriyono, untuk penyekatan jalan tidak berubah. 18 titik penyekatan tetap dipertahankan.

"Penyekatan ke arah jalan pemuda tetap. 18 titip tetap sama, jamnya juga tidak diubah karena Klaten masih di level 4," papar Supriyono.

Dinas, tegas Supriyono, belum berani membuka 18 titik tersebut karena Klaten level 4. Termasuk titik penyekatan truk angkutan galian C.

"Termasuk galian C, tetap jam 16.00 WIB tidak boleh naik. Nantinya sampai tanggal 2 Agustus tapi kita juga lihat perkembangannya," sambung Supriyono.

Untuk kendaraan dari Solo, terang Supriyono, dialihkan ke jalan by pass. Demikian juga dari arah Yogyakarta.

"Pengalihan arus tidak berubah. Dari Solo lewat by pass dan dari Yogyakarta kita alihkan ke jalan lingkar Utara," imbuh Supriyono.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan sesuai instruksi dan hasil rapat Satgas, kelonggaran mulai diberlakukan. Tapi penyekatan tetap dilakukan.

"Tetap kita laksanakan instruksi pusat, ada perubahan di alun alun dilonggarkan boleh berjualan sampai 20.00 WIB. Tapi penyekatan tetap," kata Edy Suranta pada wartawan.

Penyekatan, jelas Edy Suranta, dilakukan di 18 titik mulai pukul 16.00 WIB. Tapi akan menunggu perkembangan lanjutan.

"18 titik kita pertahankan sesuai hasil rapat dengan bupati, sambil kita lihat situasinya. Pukul 16.00 WIB mulai kita lakukan penyekatan," pungkas Edy Suranta.

(mbr/mbr)